Contoh Ide Bisnis Kreatif : Memulai Usaha Kuliner Khas Korea


By on July 2, 2014
Contoh Ide Bisnis Kreatif : Memulai Usaha Kuliner Khas Korea

Pernah dengar negara Korea? Pasti !! Kalau jargon pak Jokowi tentang ekonomi kreatif? Jelas !! Okay… saya akan bahas keduanya, yaitu contoh ide bisnis kreatif memulai usaha kuliner Korea. 

Siapa yang akan saya pakai sebagai sampel ide peluang bisnis kreatif ini? Seorang wanita belia bernama Vebrina. Biasa dipanggil Rina, yang mencoba menjajal peruntungan bisnis dengan usaha memulai usaha kuliner khas Korea dan sukses.

Mbak Vebrina bukan pakar masakan Korea. Juga bukan lulusan pendidikan kuliner ternama. Beliau hanya mempunyai pengalaman menjalani pertukaran pelajar pada tahun 2011 di Korea. Dan pengalaman tersebut memberinya kesempatan untuk mencicipi segala kuliner Korea, termasuk belajar membuat masakan Korea yang halal melalui komunitas muslim di Seoul.

Modal inilah yang membuat mbak Vebrina nekad menjajal kompetisi masak internasional untuk sajian khas Korea dari sebuah organisasi kuliner di Korea pada tahun 2012.

Hasilnya diluar dugaan !! Dengan total peserta sebanyak 70 orang dari berbagai negara, Vebrina mencapai posisi 5 besar dan mendapat kesempatan kursus singkat memasak langsung di dari pakar masakan di negeri Ginseng tersebut.

Meski hanya memiliki sedikit pengalaman, minat yang besar Vebrina terhadap dunia kuliner membuat insting memasaknya tajam. So, meski hanya sedikit kesempatan yang ia miliki, mbak Vebrina mampu mengenali sajian original Korea dengan cepat. Efeknya, ia bisa menghasilkan masakan khas Korea dengan cita rasa yang tinggi tanpa mengalami kesulitan yang berarti.

Makanya tanpa banyak ba-bi-bu, mbak Vebrina langsung memutuskan untuk memulai usaha kuliner dengan membuka sebuah kedai kecil bermenu sajian has Korea di kota kelahirannya, Malang.

Kalau sepintas dilihat, memulai usaha kuliner khas Korea itu bukan termasuk contoh ide bisnis kreatif. Biasa saja. Tetapi yang membuatnya layak disebut usaha kreatif adalah idenya untuk mengadopsi secara langsung model kedai makan ala Korea yang memang di negeri asalnya hanya menjual sajian murah meriah untuk kalangan berkantong tipis.

Selama ini masyakarat Indonesia lebih mengenal sajian Korea dan Jepang sebagai masakan kelas atas. Dan boleh Anda lihat, kebanyakan restoran makanan khas Korea dan Jepang di Indonesia di kemas dengan kesan mewah dan eksklusif. Dan sudah bisa dipastikan, harga sajian yang dibandrol pasti di atas rata-rata.

Back to the topic, mbak Vebrina justru tidak mengikuti trend peluang bisnis kuliner khas Korea yang ada di Indonesia. Gaya kuliner rakyat kecil ala Korea berupa kedai kimbab yang menjamur di kawasan menengah dan kelas bawah di Korea ia adopsi. Ide kreatif bisnis yang berbeda kan?

Perlu Anda ketahui, di negeri asalnya, kedai masakan khas Korea yang diadopsi oleh mbak Vebrina ini mungkin sama halnya dengan warung bakso atau lotek di kota Anda. Maka dari itu, jadilah Kedai Kimbab Rina atau Kirin -nama usaha beliau- berdiri. Tepatnya pada tahun 2012 yang lalu.

Dan sekali lagi, inspirasi usaha ini berasal dari pengalaman mbak Vebrina pada masa pertukaran pelajar yang harus irit dengan uang saku yang pas-pasan. Maka setiap harinya, mbak Vebrina lebih sering makan di kedai makanan di pinggir jalan kota Seoul. Salah satu langganannya adalah kedai Kimbab Nara yang berjarak 1 blok dari asramanya.

Eniwei, Anda jangan berharap banyak ada sajian mahal full daging dengan aneka bumbu lengkap khas Korea di kedai milik beliau.

Dikarenakan sejak awal konsep yang mbak Vebrina usung adalah sajian sederhana, maka menu yang bisa Anda dapatkan hanya semacam kimbab (semacam sushi), theokboggi, mie ramen dan beberapa sajian sederhana ala Korea lainnya. Semuanya adalah sajian rakyat ala Korea.

Dengan ide bisnis kreatif ini, mbak Vebrina berhasil menyulap kesan lux pada sajian Korea menjadi sajian yang terjangkau harganya. Cocok untuk kantong para pelajar dan mahasiswa yang notabene adalah populasi terbanyak penggemar korean style.

Kini di usia usahanya yang masih muda, mbak Vebrina sudah berhasil membuktikan bahwa contoh ide bisnis kreatif darinya mampu ia jalankan sesuai dengan harapannya. Dan tahukah Anda berapa omset yang bisa beliau hasilkan dari kedai makanan khas Korea miliknya? Tidak kurang dari 5 juta rupiah perhari, bahkan lebih !! 

Tapi ingat, tidak mudah menjadi sukses dengan memulai usaha kuliner khas Korea dalam waktu yang singkat. Ada beberapa kendala yang harus Anda hadapi. Namun berita baiknya, ada beberapa tips memulai usaha kuliner masakan khas Korea dari mbak Vebrina :

  1. Selera dan Lidah
    Meski memulai usaha kuliner khas Korea sedang trend, tidak lantas lidah Indonesia bisa menerima rasa masakan Koreatersebut. Untuk itu mbak Vebrina berkali-kali membuat masakan khas Korea yang cocok dengan lidah orang Indonesia. Ia harus bolak-balik melakukan tes dan ukur masakan buatannya. Dan hingga kini, mbak Vebrina masih terus mengembangkan rasa dari masakannya.
  2. Soal Harga
    Kebanyakan bahan dari masakan Korea berasal dari Korea asli. Sudah pasti harga masakannya akan melambung tinggi. Jelas hal ini tidak sesuai lagi dengan konsep awal yang ia usung, yaitu masakan khas Korea yang merakyat dan murah meriah. Untuk itu, Vebrina tidak sungkan-sungkan untuk turun langsung ke petani dan terus melakukan “riset di dapur” untuk menghasilkan sajian yang pas dengan bahan-bahan lokal yang harganya lebih terjangkau.
  3. Konsep Warung
    Sekali lagi, Anda jangan berharap akan menjumpai warung dengan gaya mewah di kedai Kirin milik mbak Verbrina. Yang ada adalah warung kecil mungil dengan gaya yang mirip dengan warung bakso sebelah rumah Anda. Tetapi justru dengan gaya inilah, contoh bisnis kreatif milik mbak Vebrina mampu menciptakan pencitraan atau branding bahwa warung masakan khas Korea miliknya harganya terjangkau. Branding inilah yang membuat Kedai Kirin sukses mendatangkan banyak konsumen karena mereka mereka kantong mereka tidak akan terkuras habis saat makan di kedai Kirin.

Itulah pentingnya menjadi kreatif dalam berbisnis… mampu melihat celah peluang, tampil berbeda dan memanfaatkannya peluang tersebut dengan sebaik mungkin. Kini giliran Anda untuk mewujudkan bisnis kreatif hasil kreasi Anda. Mampukah Anda memulai usaha kuliner yang berbeda dari contoh ide bisnis kreatif di atas?

(sumber gambar : www.pundikencana.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *