Ini Dia Penyebab Banyak Orang Gagal Masuk ke Bisnis Investasi Terpercaya (#2)


By on July 12, 2014
Ini Dia Penyebab Banyak Orang Gagal Masuk ke Bisnis Investasi Terpercaya (#2)

Badan sudah fix… sudah sikat gigi, mari kita kelanjutan dari bisnis investasi terpercaya bagian 2. Yang pada belum baca bagian satunya, silahkan klik bisnis investasi terpercaya (#1). Di baca dulu. Kalau nggak dibaca, nanti bingung…

Saya lanjutkan… begini, di artikel bisnis investasi terpercaya bagian 1 saya katakan, orang yang langsung loncat dari kuadran “E” atau “S” ke kuadran “I” kemungkinan gagalnya sangat tinggi. Bagaimana hal itu bisa terjadi? Hal itu bisa terjadi karena ia tidak bisa melihat mana bisnis investasi terpercaya yang benar-benar berprospek.

Apa maksudnya? Biar lebih mudahnya, saya berikan contoh nyata pengalaman bisnis saya saat mempraktekkan teori bisnis investasi terpercaya dari om Robert Kiyosaki ini. Saya dulunya adalah lulusan informatika yang punya cita-cita menjadi seorang programmer. Kemudian saya dikenalkan sebuah bisnis multi level marketing yang akhirnya merubah pandangan hidup saya.

Karena sesuatu hal yang “urgent”, saya memutuskan untuk mundur dari dunia mlm. Saya beralih “profesi” untuk bekerja di sebuah perusahaan IT, sesuai dengan disiplin ilmu saya. Ternyata saya tidak kerasan bekerja. Hanya dalam waktu satu bulan, saya memutuskan untuk “resign” dari pekerjaan saya.

Berbekal dari ilmu leadership dan gemblengan mental saat ikut di mlm, saya dengan “gagah berani” memutuskan untuk masu ke bisnis investasi modal kecil dengan cara berbisnis bersama 3 orang rekan saya. Bisnis pertama kami adalah menjadi distributor deterjen. Kami gagal !! Kami ditipu oleh agen kami dan secara halus “diperdaya” oleh produsen kami.

Penyebabnya sederhana. Kami tidak menyiapkan perjanjian bisnis dengan cermat. Alih-alih menyerahkan kepada pengacara bisnis, kami membuat sendiri perjanjian bisnis tersebut agar biaya yang kami keluarkan tidak banyak. Harga yang harus kami bayar sangat mahal !! Kami me-rumah-kan 8 pegawai dan kehilangan uang dalam jumlah yang tidak sedikit.

Bisnis kedua kami adalah lobster air tawar dan kepiting. Saat itu, bisnis lobster air tawar sedang “boom”. Kami tertarik dan memutuskan untuk terjun di bisnis tersebut. Ternyata pengalaman di bisnis pertama belumlah cukup. Kami masih gagal. Kami terlalu terburu-buru mempelajari proses produksi.

Saat kami melakukan riset pasar, ternyata harga yang diinginkan pasar jauuuhhh lebih rendah dari apa yang kami kira. Seharusnya yang kami lakukan adalah riset pasar dulu, barulah kami coba untuk menjalankan bisnis investasi terpercaya tersebut. Bukannya mempelajari dan melakukan proses produksinya dulu.

Dan malangnya, bersamaan dengan itu, pasokan kepiting dari supplier kami juga terhenti. Lengkap sudah pendiritaan kami !! Bisnis lobster air tawar terhenti, jual beli kepiting-pun mandeg.

Untungnya kami sudah mempraktekkan strategi bisnis beresiko rendah. Saat itu juga kami pindah ke budidaya udang galah. Business plan sudah kami siapkan, investor sudah kami lindungi dengan perjanjian hukum, pasar sudah kami riset dan alhamdulillah, panen pertama kami laku keras !!

Tetapi ternyata Alloh masih memberikan kami ujian (atau mungkin peringatan). Gunung berapi di kota kami meletus dan dengan terpaksa bisnis udang galah kami hentikan setelah panen ketiga. Berbekal dengan ketiga pengalaman “gagal” tersebut, kami memutuskan untuk pindah bisnis ke jualan mesin-mesin UKM. Dan alhamdulillah, hingga kini usaha kami tetap berjalan dan insya Allah terus berkembang.

Nah, apa kaitannya pengalaman saya dengan bisnis investasi terpercaya lainnya? Well, dari pengalaman bisnis tersebut, saya jadi tahu “lobang-lobang” pada sebuah bisnis. Jelas saat ini saya sudah bisa membaca laporan keuangan. Saya bisa melihat apakah sebuah strategi marketing tersebut layak dijalankan. Saya bisa menilai sebuah trend pasar. Dan masih banyak lagi “skill” saya yang saya yakin, orang lain yang belum “berproses” seperti saya tidak mempunyainya.

Inilah yang disebut Kiyosaki MELIHAT APA yang ORANG LAIN TIDAK LIHAT. Maksudnya bagaimana? Maksudnya adalah saat Anda melalui proses dari seorang yang berada di kuadran “E” kemudian pindah ke kuadran “S” dan berhasil menjadi seorang kuadran “B”, Anda TAHU DENGAN DETAIL seperti apa dan bagaimana SEBUAH BISNIS ITU BEKERJA.

Itulah sebabnya saya yakin seyakin-yakinnya jika ada orang yang melompat dari seorang seorang “E” atau seorang “S” langsung menjadi seorang “I”, ia tidak akan mampu membaca dengan baik peluang bisnis investasi terpercaya tersebut. Tidak percaya? Saya kasih beberapa contoh investasi di macam macam investasi berikut ini :

[sociallocker]

  • Saat Anda ditawari menjadi investor bisnis.
    Misalkan Anda menerima tawaran bisnis dari rekan Anda untuk menjadi seorang investor dengan model investasi bagi hasil. Jika Anda sudah berproses dari “E”, “S” kemudian ke “B” dengan benar, dari pembicaraan saja Anda sudah bisa mengetahui seberapa tinggi kapapabilitas rekan Anda tersebut. Iya kan? Atau ada orang yang tidak dikenal datang kepada Anda dan memberikan sebuah proposal bisnis. Dengan melihat proposal bisnis tersebut, Anda sudah bisa menilai seberapa besar peluang bisnis tersebut berhasil. Anda bisa tahu apakah strategi marketingnya berjalan atau tidak, produknya kira-kira sesuai dengan pasar atau tidak, hingga bagaimana cara orang tersebut mengatur arus cashnya. Bukan karena peluang bisnisnya yang buruk. Tetapi karena orang yang menjalankannya yang membahayakan peluang bisnis tersebut.
  • Saat Anda melihat peluang investasi emas.
    Misalkan Anda melihat sebuah peluang investasi emas. Berbekal dari kemampuan Anda membaca trend bisnis, Anda bisa mengetahui kapan Anda harus membeli dan kapan Anda harus menjual. Anda tahu saat-saat dimana orang-orang panik dan mulai menjual emas mereka dan saat-saat dimana Andalah yang harus melepas emas tersebut. Selain itu, Anda tidak butuh waktu lama untuk mempelajari peluang bisnis investasi emas tersebut karena Anda sudah terlatih di bisnis-bisnis Anda yang sebelumnya.
  • Saat Anda berjumpa dengan makelar properti.
    Misalkan Anda mau berinvestasi di bidang properti dengan membeli sebuah hotel kecil. Kemudian Anda bertemu seorang makelar yang sangat berapi-api menawarkan hotelnya. Ia mengatakan bahwa hotel tersebut prospeknya cerah. Karena Anda sudah bisa melihat, menganalisis dan membaca sebuah laporan keuangan, tinggal Anda minta saja kepada makelar tersebut untuk menunjukkan kepada Anda bagaimana laporan keuangannya. Jika dia tidak bisa menunjukkan, Anda akan waspada. Tetapi jika ia bisa menunjukkan, Anda tetap tenang. Mengapa? Karena sekali lagi, Anda bisa melihat, menganalisis dan membaca sebuah laporan keuangan. Dan Anda akan terkejut betapa banyak “makelar bisnis” yang ucapannya tidak sesuai dengan kenyataannya.

Masih banyak lagi contoh jenis jenis investasi paling menguntungkan yang lainnya yang tidak bisa saya jelaskan di sini. Hanya saja engan contoh usaha investasi di atas, sekarang Anda paham kan apa yang dimaksud om Robert Kiyosaki dengan “MELIHAT APA yang ORANG LAIN TIDAK LIHAT“?

Bagaimana mungkin Anda bisa melakukan semua itu jika Anda tidak pernah berproses dari seorang “E” menjadi seorang “S” kemudian menjadi seorang “B” yang berhasil? Makanya saya tidak heran jika ada seorang pengacara kondang kelas nasional yang bisa tertipu dalam sebuah bisnis investasi terpercaya, walaupun ia pakar dalam bidang hukum. Bisnis itu kompleks, tidak hanya hukum saja yang harus Anda pelajari.

“Okay dok. Penjelasan Anda masuk akal. Pertanyaan saya sederhana. Ada nggak cara biar bisa lompat kuadran, minimal satu saja?”. Ada !! Mau tahu? Tunggu di artikel bisnis dan investasi terpercaya bagian 3 ya? Udah 1.000 kata neh. Pegel nulisnya, ha..ha..ha..

(sumber gambar artikel bisnis investasi terpercaya : capsugel.com)

[/sociallocker]

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *