Ini Dia Penyebab Banyak Orang Gagal Masuk ke Investasi Paling Menguntungkan (#4)

By on November 6, 2014
Ini Dia Penyebab Banyak Orang Gagal Masuk ke Investasi Paling Menguntungkan (#4)

Mari kita selesaikan pembahasan tentang investasi paling menguntungkan bagian 4. Seperti biasa, bagi Anda yang baru saja bergabung dengan artikel investasi paling menguntungkan ini, silahkan baca terlebih dahulu artikel investasi paling menguntungkan seri 1, investasi jangka pendek seri 2 dan investasi jangka panjang seri 3.

Wokeh, di artikel investasi paling menguntungkan seri 3, walaupun ada “celah” untuk lompat kuadran dari seorang “E” menjadi seorang “B”, saya tetap tidak menyarankan Anda untuk melakukannya. Mengapa demikian? .

Jawabannya begini mai fren… di kuadran B, Anda butuh 5 hal yang harus Anda pelajari. Empat hal Anda pelajari sekilas saja, satu hal Anda kuasai hingga “expert”. Empat sehat lima sempurna pokoknya lah.

Kalau belum “ngeh” apa itu empat sehat lima sempurna… Untuk kesekian kalinya neh, baca di sini. Okay, ane lanjutkan pembahasannya. Nah, seperti yang saya bahas di artikel-artikel investasi paling menguntungkan yang terdahulu, hanya ada 2 jalan Anda lompat dari kuadran “E” ke “B”, benar kan? Beli waralaba atau masuk MLM…

Dan meskipun om Robert “membolehkan”, saya tetap beranggapan bahwa masuk ke dunia MLM atau membeli sebuah waralaba bukan sebuah langkah yang “baik” jika Anda nantinya memutuskan untuk menjadi investor. Mengapa bisa demikian? Karena keduanya mempunyai “kelemahan”.

Penjelasan Pertama :  jika Anda membeli sebuah waralaba…

Satu hal “pelajaran bisnis” yang tidak akan Anda saat Anda membeli sebuah waralaba adalah “pelajaran bagaimana cara menjual”. Anda bisa mempelajari bagaimana produk sebuah waralaba dibuat.

Anda juga bisa mempelajari bagaimana legal atau hukum bisnis sebuah waralaba dirancang. Bahkan Anda bisa mempelajari bagaimana sistem dan keuangan sebuah waralaba bekerja.

Tapi problemnya, Anda “tidak terlatih untuk menjual”. Semua sudah diurus oleh waralaba tersebut sampai-sampai saat Anda duduk manis pun, uang datang dengan sendirinya. “Lho dok, bukannya dengan membeli waralaba saya juga tahu bagaimana strategi marketing waralaba tersebut?”

Ya… benar. Tapi Anda tidak terlatih untuk menjual. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa untuk bisa menjadi seorang investor yang sukses, Anda harus bisa “menjual”. “Ah masak sih dok?… saya kan bukan sales. Emangnya jadi investor harus nyales dulu?”

Jawabannya sederhana saja. Bagaimana Anda bisa menilai sebuah strategi penjualan bagus kalau Anda tidak mempunyai keahlian menjual yang cukup? Bisnis itu identik dengan praktek dan pengalaman.

Dan saat Anda menjadi investor dengan pengalaman menjual yang minim, Anda akan sangat kesusahan untuk menilai ” kesuksesan” sebuah strategi penjualan dari investasi yang akan Anda geluti. 

Dan sudah menjadi rahasia umum, tonggak dari hidup tidaknya sebuah bisnis adalah seberapa lama mereka bisa MENJUAL produk atau jasa mereka. Benar kan?  

Jadi kalau saya ilustrasikan dengan menggunakan segitiga B-I, kira-kira gambarnya seperti di bawah ini :

segitiga-b-i-komunikasi

Anda punya 4 hal yang kuat (product, legal, system dan cash flow), tetapi Anda akan lemah di topik penjualan. Sudah jelas kan sekarang? Okay, mari kita lanjutkan…

Penjelasan Kedua :  jika Anda ikut bisnis MLM…

[sociallocker]

Kalau yang satu ini, kebalikan dari yang pertama. Saat Anda masuk MLM, mau tidak mau Anda akan dilatih untuk menjual. Dan yang harus Anda “jual” tidak hanya produknya saja.

Pertemuannya harus Anda jual. Kaset-kasetnya harus Anda distribusikan. Alat bantu seperti buku dan semisalnya harus Anda promosikan ke downline-downline Anda. Bahkan “impian” Anda-pun harus Anda jual dengan cara menularkannya ke downline Anda.

Makanya jangan heran kalau Anda menemukan “seorang mantan MLM” yang jago menjual, tahan banting dan selalu optimis. (*kek saya ini, wkwkwkwkwkwk)…

But the problem is… Di dunia MLM, Anda tidak diajari bagaimana caranya membaca laporan keuangan, bagaimana caranya mengurus legalitas perusahaan, bagaimana membuat produk yang diterima pasar, bagaimana membuat sebuah sistem agar perusahaan bisa berjalan di saat Anda tidak sedang berada disana…dan “bagaimana-bagaimana” yang lainnya. 

Semua sudah disediakan oleh perusahaan MLM tersebut. Tugas Anda hanyalah “Menjual Produk” dan “Merekrut Downline”. Dengan keahlian yang “minim” tersebut, bagaimana Anda bisa berinvestasi ke sebuah peluang bisnis? Akan akan sangat susah untuk “menilai kelayakan sebuah investasi”.

Anda tidak tahu apakah manajemen perusahaan yang akan Anda investasikan sehat atau tidak… Anda tidak tahu bagaimana peluang investasi tersebut 3 tahun kedepan karena Anda tidak bisa “membaca” laporan keuangan… dan masih banyak lagi. Lho wong Anda tahunya cuman “jualan dan kepemimpinan”, wkwkwkwkwkwkwk…

Dan sekali lagi saya ingatkan, walaupun Anda pelajari semua teorinya, tetap aja “soul”-nya beda. Menilai kelayakan sebuah investasi agar hasilnya maksimal itu hasil dari perjalanan dan pengalaman bisnis pribadi dengan cara praktek !! Paham kan? Jadi ilustrasi gambarnya kira-kira seperti ini :

segitiga-b-i-non-komunikasi

Anda tahu benar cara menjual sebuah produk tapi Anda tidak tahu lainnya, wkwkwkwkwkwk… Lalu bagaimana baiknya? Well, IMHO… silahkan Anda “nikmati” proses perindahan kuadran itu dengan cara yang “normal”… he..he..he.. Contohnya seperti ini nih… :

Karyawan (E) >> Bangun Bisnis Kecil (S) >> Buat Jadi Besar dan Bersistem (B) >> Berpindah Jadi Investor (I)

Sudah jelas kan? Kesimpulannya adalah tidak ada jalan pintas menjadi seorang investor. Yang ada adalah Anda melewati semua tahapannya. Dengan Anda naik satu per satu dari tahap paling rendah ke tahap paling tinggi, insya Allah Anda kan jadi investor handal yang kaya akan pengalama. Isn’t right?

Tuntas sudah artikel saya mengenai “Penyebab Banyak Orang Gagal Masuk ke Investasi Paling Menguntungkan”. Ada 4 seri dengan pembahasan yang sangat panjang dan melelahkan (*saya yang lelah nulis bossss…). Semoga bermanfaat dan semoga kelak Anda menjadi seorang investor yang handal. See you again in my next articles… bai-bai…


(sumber gambar : kimflynn.com)

[/sociallocker]

Artikel Sebelumnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan.So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya.Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *