Ini Dia Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga Untung Jutaan


By on December 3, 2014
usaha rumahan ibu rumah tangga

Sebelum saya membahas tentang usaha rumahan ibu rumah tangga, saya mau tanya dulu buat mbak sis dan tante budhe om pakdhe yang lagi cari usaha rumah tangga.

Ada yang hobi makan pecel? Banyak ya? Kalau yang hobi “makan daging” pasti jarang makan pecel. Kayak saya ini, wkwkwkwkwk… Lha wong isinya sayuran thok !! Tapi walaupun saya jarang makan pecel, saya tidak bisa “mengelak” bahwa pecel merupakan makanan yang cukup digemari masyarakat Jawa.

Makanan yang isinya “hanya” beberapa jenis sayuran yang direbus ini katanya sangat nikmat jika dipadukan dengan bumbu kacang yang begitu enak. Ini kata para pecintanya lho…

Dan sudah jadi rahasia umum kalau cita rasa pecel terletak pada bumbunya. So, karena cita rasa pecel utamanya terletak pada bumbu pecelnya, maka usaha rumahan ibu rumah tangga yang akan saya bahas kali ini adalah usaha sampingan ibu rumah tangga produksi bumbu pecel.

Sebenarnya bumbu pecel sudah banyak diproduksi dan dijual di pasaran. Tapi kalau bicara soal “rasa”, tidak banyak yang bisa memuaskan lidah konsumen (*cieleeee….) Salah satu pembuat bumbu pecel yang “ganas” rasanya adalah Caroline Suteja Kumala, tetangga beda desa sekaligus langganan ibu saya dulu.

Bagaimana perjalanan usaha untuk ibu rumah tangga ini? Panjang mas bro dan mbak sis… Usaha rumahan ibu rumah tangga ini awalnya digeluti oleh sang nenek. Beliau memulai usaha ibu rumah tangga ini sejak tahun 1960.

Lumayan lama kan? Jadi boleh dibilang dari racikan sang neneklah bumbu pecel dengan merek “Istimewa” ini cukup akhirnya dikenal banyak orang.

Okay… sekarang pertanyaannya adalah kenapa usaha rumah tangga  ini bisa dikenal oleh banyak orang? Karena bumbu pecel buatan bu Caroline punya banyak keunggulan, terutama pada pemilihan bahan baku. Jawabannya klasik tapi langsung mengena ya, he..he..he..

Bumbu kacang “Istimewa” mempunyai kualitas kacang yang sangat baik. Ia digoreng dengan menggunakan minyak segel, bukan curah. Selain itu, bumbu pecel “Istimewa” juga dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet dan penambahan MSG. Komplit dah nilai lebihnya…

Mau tahu bagaimana cara membuatnya? Kata bu Caroline, mudah !! Pembuatan bumbu pecel terbilang sederhana. Prosesnya, Anda hanya perlu menggiling kacang dengan mesin giling bumbu. Tetapi ada syaratnya.

Syaratnya adalah Anda harus memisah proses penggilingan kacangnya. Jangan dicampur dengan penggilingan bumbunya. Setelah itu, barulah kacang yang telah digiling tersebut diuleni dengan bumbunya.

Peralatan yang dibutuhkan untuk usaha ibu rumah tangga modal kecil ini juga cukup sederhana dan mudah didapat. Apa saja? Ada mesin penggiling kacang, mesin penggiling bumbu, wajan, serok, irik kayu besar (sebagai tempat untuk meletakkan kacang yang telah digoreng sehingga minyak dapat turun ke bawah) dan beberapa alat masak pada umumnya. Anda pasti tahu kan?

Dan sebagai tambahan informasi, bu Caroline bisa menghabiskan 20 kg lebih kacang yang digiling dalam 1 hari. Not bad untuk sebuah usaha untuk ibu rumah tangga dengan modal kecil… iya kan?

Kemudian kemana bumbu pecel tersebut dijual. Menurut pengakuan bu Caroline, selain dijual di sekitar daerah Jogja, kebanyakan pembeli bumbu pecel “Istimewa” adalah wisatawan domestik dari Jakarta, Bandung dan Tasikmalaya. Dan hebatnya, para konsumen tersebut mengenal bumbu pecel “Istimewa” hanya dari mulut ke mulut saja.

Coba kalau ibu Caroline menggunakan facebook marketing atau twitter marketing. Kayaknya bakalan lebih dahsyat usaha sampingan untuk ibu rumah tangga ini… Iya apa iya? ho..ho..ho..

Bai the wai, Anda mau tahu apa kata para pelanggan bumbu pecel “Istimewa” punya ibu Caroline ini? Istimewa !! Sesuai dengan merk bumbu pecel beliau. Banyak dari pelanggannya mengatakan bahwa bumbu pecel “Istimewa” rasanya sangat enak. Satu-satunya kompetitor yang rasanya bersaing hanyalah bumbu pecel “Bagindo”.

Dari pengakuan para pelanggan-pelanggannya, perbedaan bumbu pecel “Istimewa” dengan bumbu pecel “Bagindo” hanyalah rasa pedasnya. Bumbu pecel buatannya masih kalah pedas jika dibandingkan dengan bumbu pecel “Bagindo”.

Namun jangan salah. Menurutnya, soal pedas adalah masalah selera saja. Jadi ibu Caroline sama sekali tidak meraakan adanya kesulitan untuk bersaing dengan kompetitor-kompetitor yang lain.

Selain menjual bumbu pecel, ibu Caroline juga menjual kering kentang, kering teri dan kriptang alias keripik kentang. Selain itu, ia juga mengemas bumbu pecel “Istimewa” dalam toples bening ukuran 500 gr.

Harganya juga bervariasi. Untuk bumbu pecel dengan kemasan plastik 250 gr, dijual seharga 6.500 rupiah. Kering kentang 200 gr ia jual dengan harga 14.000 rupiah.

Kering teri 200 gr dijual dengan harga 15.000 rupiah dan kriptang alias kripik kentang ukuran 100 gr dibandrol dengan harga 7.500 rupiah. Hmmm… saya rasa sudah cukup penjelasan mengenai peluang usaha ibu rumah tangga ini.

Sebagai pelengkap, berikut ini simulasi keuntungan usaha ibu rumah tangga ini. Ingat, ini cuman simulasi saat ini lho ya… tahun 2014 akhir. Jangan Anda jadikan satu-satunya referensi jenis usaha rumahan ibu rumah tangga bumbu pecel.

Jadi kalau besok ada yang baca artikel ini tahun 2018 misalnya, jangan protes… Saya kan nulisnya tahun2014. Soalnya kemarin ada yang protes tentang gaji pegawai yang katanya nggak masuk akal. Padahal artikel itu saya tulis apa adanya, hedeehhhh…

PENDAPATAN

Omset per Bulan :

  • Penjualan bumbu pecel, kering kentang, kering teri dan kriptang = Rp. 15.000.000,-

PENGELUARAN

Biaya Bahan baku :

  • Kacang 2 kwintal per 3 minggu = Rp. 6.700.000,-
  • Kentang 50 kg = Rp. 300.000,-
  • Teri 2 kg = Rp. 50.000,-
  • Minyak goreng = Rp. 250.000,-
  • Total biaya bahan baku = Rp. 7.300.000,-

Biaya Operasional :

  • Listrik, Air dan telepon = Rp 1.000.000,-
  • Gaji 2 orang pegawai = Rp 1.000.000,-
  • Total biaya operasional = Rp 2.000.000,-
  • Total pengeluaran = Rp 9.300.000,-

KEUNTUNGAN

Keuntungan Rata-rata per Bulan :

  • Rp 15.000.000,00 – Rp 9.300.000,00 = Rp 5.700.000,-

Wokeh… begitu saja dari saya ulasan tentang usaha untuk ibu rumah tangga dengan modal kecil ini. Dikarenakan saya sudah lama nggak posting, mohon maaf jika artikel tentang peluang usaha untuk ibu rumah tangga ini agak sedikit berantakan. Maklum, bulan September sampai dengan bulan November ini banyak yang beli mesin-mesin UKM. Jadi nggak sempat nulis lagi deh, wkwkwkwkwk…

(sumber gambar artikel : usaha rumahan ibu rumah tangga)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

One Comment

  1. Melliany

    October 6, 2016 at 19:12

    Minta nomernya bu caroline dong.. pengen order bumbu pecelnya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *