Ini Dia 3 Jenis Mesin Bor Milling Vertikal TOP Punya

By on December 4, 2014

Buat yang punya usaha pengerjaan logam pada industri manufaktur, Anda pasti tidak bisa lepas dari apa yang namanya mesin bor milling vertikal. Mulai dari pengerjaan panas, pengerjaan dingin dan pengerjaan mekanis, semua butuh mesin bor milling vertikal.

Hanya saja bagi baru mau memulai usaha di bidang industri manufaktur khususnya bidang pengerjaan logam, sudah pasti Anda masih awam dengan tang namanya mesin bor milling vertikal. Maka dari itu, tugas saya di sini adalah menjelaskan kepada Anda yang masih awam tentang apa itu mesin bor milling vertikal.

Tapi berhubung pengetahuan saya tentang mesin bor milling vertikal juga sangat terbatas, makan harap maklum jika saya hanya menjelaskan poin-poin pentingnya saja. Penjelasan lebih lanjut tentang pengertian mesin milling vertikal, Anda bisa hubungi situs-situs yang menyediakan mesin bor milling vertikal, okay? Well, langsung saja saya mulai penjelasannya, ini dia…

Mesin milling vertikal adalah mesin pemrosesan logam yang mampu menghasilkan pembentukan permukaan rata sebuah bidang logam sesuai dengan bentuk permukaan yang dikehendaki. Anda bisa membuat lubang, ceruk, potongan hingga penghalusan pada permukaan bidang datar benda logam.

Untuk mengerjakan lobang, ceruk dan sebagainya tadi, mesin milling vertikal ini menggunakan sebuah pisau dan pahat khusus yang terletak pada sebuah arbor yang bergantung pada sebuah spindle. Spindle inilah yang akan berputar dalam proses pengerjaan logam dan menciptakan bentuk permukaan. Jadi beda lho, cara kerjanya dengan mesin hammer mill

Lalu bagaimana proses pengerjaannya? Well, benda logam yang akan Anda garap ini harus Anda letakan pada sebuah meja kerja yang terkait dengan spindle melalui sebuah ragum (vise) atau catok. Hal inilah yang akan menjadi poros utama pergerakan spindle dalam memahat permukaan logam.

Dan perlu Anda ketahui, spindle dalam mesin milling vertikal berada pada posisi menggantung di atas meja kerja. Spindle ini bisa bekerja secara dinamis dengan gerakan leluasa untuk membentuk permukaan logam. Inilah cara kerja dari mesin milling vertikal.

Anda juga harus tahu bahwa keberadaan pisau dalam mesin milling vertikal ini fungsi utamanya adalah untuk melakukan pengirisan dan pemotongan pada permukaan logam. Sistem pemotongan adalah berputar sehingga Anda bisa mendapatkan hasil akhir dengan bentuk cerukan atau lubang simetris.

Jadi pada akhirnya, mesin milling vertikal bisa menggarap permukaan bersudut, datar amupun melengkung dengan tepat dan efektif.

Oh iya… untuk memudahkan proses pengerjaan, meja kerja pada mesin milling vertikal juga memiliki kemampuan putar hingga proses pengerjaan bisa lebih detil dan teliti dari segala sudut. Mesing milling vertikal ini juga menggunakan spindle aksial yang pendek sehingga bisa mengerjakan dengan penafsiran bertingkat.

Keistimewaan inilah yang membuat mesin milling vertikal ini menjadi favorit dalam industri manufaktur perangkat keras beragam peralatan seperti komputer dan perangkat elektronik.

Agak njlimet ya penjelasannya? Saya aja juga bingung, ha..ha..ha.. Tapi sederhananya begini, mesin milling konvensional ini adalah semacam alat dengan pisau yang bisa berputar. Nah si “pisau mutar“ tadi itu bisa membentuk permukaan sebuah bidang datar berbahan logam menjadi berceruk, bergerigi, berlubang, tersayat dan sebagainya. Proses pengerjaan bisa manual, atau dengan sistem terkomputerisasi yang otomatis.

Sudah paham kan sekarang? Dan hebatnya dari mesin milling vertikal ini adalah pengerjaannya yang mencapai skala micrometer, saking teliti dan detilnya. Jadi mesin ini sangup menggarap banyak perangkat keras dalam beragam ukuran hingga ukuran mikro.

Khusus untuk mesin milling vertikal, terdapat 3 jenis mesin impor berdasar jenis kepalanya. Kepala disini maksudnya adalah cekaman untuk spindle yang akan bergerak untuk mendekatkan mata pisau ke logam. Kepala inilah tuas utama dari pergerakan dinamis spindle.

  1. Mesin milling vertikal fixed head
    Mesin milling vertikal ini menggunakan kepala pencekam spindle dengan posisi tetap. Kepala hanya bisa maju dan mundur, sedikit geser kiri dan kanan.Tapi gerakannya hanya monoton dan kaku. Mesin milling jenis ini biasanya lebih murah dan hanya cocok untuk mengerjakan bidang logam yang tidak terlalu rumit dan detail.
  2. Mesin milling vertikal slant head
    Mesin milling vertikal yang satu ini memiliki kepala spindle yang lebih dinamis. Kepalanya cukup luwes untuk bergerak miring beberapa derajat sehingga mampu mengerjakan benda logam melengkung, atau membuat pahatan dengan kemiringan tertentu pada bidang logam.
  3. Mesin milling vertikal rotary head
    Kalau miling machine yang satu ini, “beliau” terkenal dengan keluwesannya… super banget !! Kepala sepenuhnya bisa bergerak leluasa dengan segala sudut dan arah. Mesin jenis ini sangat cocok untuk pengerjaan bidang logam dengan detik yang rumit dan pengerjaan dalam bidang miring. Selain itu Anda bisa membuat pahatan atau milling khusus dengan kemiringan yang sesuai kebutuhan perangkat keras tersebut.

Meski secara umum mesin ini masuk dalam industri manufaktur besar, tapi jangan kuatir… Anda bisa menjalankan usaha menengah dengan mesin ini dengan menjalin kerjasama bisnis dengan perusahaan manufaktur besar.

Beberapa usaha manufaktur besar kadang membagi beberapa pengerjaan dalam sistemnya ke beberapa rekanan luar demi efisiensi. “Celah” inilah yang bisa menjadi kesempatan Anda dengan mesin milling vertikal.

Begitu saja penjelasan saya tentang mesin bor milling vertikal. Jika Anda masih membutuhkan info lebih lanjut mengenai mesin bor milling vertikal ini, sekali lagi seperti yang sudah saya katakan di atas, hubungi segera toko mesin yang menyediakan mesin bor milling vertikal ini. Jika Anda butuh info mesin lainnya, silahkan klik di sini.


Sukses untuk Anda…

(sumber gambar jenis-jenis mesin milling vertikal : bergambar-animasi.blogspot.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About L@dY-NoEL

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *