Membahas Tuntas Cara Membuat Keripik Buah (Seri 3)

By on January 3, 2015
Membahas Tuntas Cara Membuat Keripik Buah (Seri 3)

Pada 2 artikel “Membahas Tuntas Usaha Keripik Buah” yang telah lalu, Anda sudah tahu bagaimana prospek bisnis keripik buah berikut tantangan dan kelemahannya. Tapi rasanya kok kurang lengkap jika tidak membahas bagaimana cara pembuatan keripik buah.

Baiklah, pada artikel yang ketiga ini saya akan berikan kepada Anda dari beberapa referensi tentang bagaimana cara membuat keripik buah Malang. Sayangnya saya tidak bisa memberikan secara detail cara membuat keripik buah dikarenakan keterbatasan ilmu saya.

Tetapi paling tidak, dengan membaca paparan saya, Anda punya gambaran bagaimana sebenarnya cara produksi keripik buah. Okay, mari kita bahas cara membuat keripik buah

  1. Bahan Baku
    Bahan yang dapat Anda gunakan untuk membuat kripik buah adalah semua jenis buah yang kadar padatannya tinggi dengan tekstur buah tidak terlalu lembek dan buahnya tidak terlalu matang.
  2. Perlatan
    Alat yang digunakan setiap membuat kripik buah adalah mesin vacuum frying dengan sistem water jet yang terdiri dari pompa tabung penggoreng, kondensor yang dilengkapi, pendingin, unit pernanas, dan pengendali operasi serta mesin peniris minyak. Untuk spesifikasi standar mesin vacuum fryingnya adalah sebagai berikut :

    • Kapasitas : 5 kg daging buah segar
    • Daya : 300 watt
    • Volume tabung : 120 dm3 (75 liter minyak goreng)
    • Dimensi : 140 x 120 x 190 cm
    • Berat : 400 kg
    • Bahan bakar : LPG
    • Bahan alat : stainless steel
    • Pendingin : air ( 10 cm3)
    • Umur teknis : 5 tahun
  3. Proses Pengolahan
    Pengolahan buah segar menjadi kripik buah sangat sederhana, karena pada dasarnya Anda “hanya” melakukan “penggorengan” buah dengan menggunakan penggorengan bertekanan rendah / vakum / hampa. Tetapi agar Anda mudah memahami bagaimana urutan cara membuat keripik buah, saya akan jelaskan satu per satu mulai dari pemilihan buah segar.

    • Pemilihan buah segar
      Pilihlah buah segar yang matang di pohon dan tidak terlalu lunak, bentuknya relatif sama, bebas hama dan penyakit serta kerusakan lain seperti memar atau busuk.
    • Penghilangan bagian-bagian yang tidak terpakai
      Kupas kulitnya menggunakan pisau anti karat (stainless steel) yang tajam atau dikupas seperti biasa dengan tangan,bergantung jenis buahnya.
    • Pengirisan
      Iris buah segar tersebut dengan pisau dapur anti karat di atas alas (telenan kayu). Bentuk irisan sesuaikan dengan keinginan Anda, tetapi usahakan menarik. Besar irisan sebaiknya diatur agar buah tersebut nantinya bisa termakan dengan satu sampai dua kali gigitan.
    • Pencucian
      Cuci daging buah yang sudah diiris tersebut dengan air bersih yang mengalir agar kotoran-kotoran yang masih melekat maupun tercampur pada daging buah selama pengupasan dan pengirisan hilang.
    • Penirisan
      Tiriskan daging buah tersebut dengan dapat menggunakan alat pemutar (mesin spinner) selama 0,5-1 menit.
    • Panggorengan
      Tahap penggorengan meliputi langkah-langkah


      1. Penyiapan alat penggoreng sistem hampa/vakum dengan rnenuangkan minyak ke dalam tabung penggoreng.
      2. Menyetel pengontrol suhu pada kisaran 75-840C.
      3. Menghidupkan kompor dan biarkan hingga suhu pada pengontrol stabil Tahap 1 sampai dengan 3 memerlukan waktu sekitar 30 – 45 menit sehingga dapat dilakukan pada saat buah mulai dikupas.
      4. Irisan buah segar sebanyak 5 kg dimasukkan ke dalam keranjang bahan yang berada dalam tabung penggoreng, kemudian tabung ditutup rapat.
      5. Pompa dihidupkan sampai tekanan mencapai 0,6 atmosfer terlihat dari manometer yang terpasang pada tutup tabung penggoreng dan keranjang bahan diturunkan (masuk ke dalam minyak) dengan cara memutar ke bawah engkol yang terpasang di sebeiah kanan tabung.
      6. Anda bisa memastikan bahan sudah berada dalam minyak dengan melihat kaca pada tutup tabung dengan menghidupkan lampu dalam tabung. Dari sini akan terlihat gelembung air dalam minyak yang masih banyak akan bergejolak heba. Kondisi seperti ini menandakan bahwa buah belum kering.
      7. Engkol setiap 10 menit, diputar ke depan dan ke belakang arah lingkaran setiap Anda mengaduk buah selama digoreng.
      8. Berakhimya penggorengan dapat ditandai dan gelembung dalam minyak yang sudah habis dan tidak lagi bergejolak yang dapat Anda lihat melalui kaca seperti pada langkah f. Pada umumnya tiap satu kali goreng membutuhkan waktu 50 – 75 menit.
      9. Sesudah penggorengan dianggap selesai, pompa dimatikan, tekanan dikembalikan pada kandisi normal yaitu tekanan 1 atmosfir, kemudian tutup dibuka, keranjang bahan dinaikkan ke atas minyak. Setelah itu keranjang Anda buka kemudian kripik Anda keluarkan.
  4. Penirisan Minyak
    Kripik dimasukkan ke dalam mesin peniris minyak selama1 – 2 menit. Pemutaran Anda lakukan selama 2 kali diselingi waktu istirahan 2 -3 menit agar kripik buah tersebut menjadi sangat renyah.
  5. Pengemasan
    Kripik yang telah diputar 2 kali dengan mesin peniris minyak tadi langsung Anda kemas dengan menggunakan kantong plastik polipropilen (pp) tebal 12 mikron atau dengan alumunium foil. Setelah itu keripik buah Anda siap dipasarkan.

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat video cara membuat keripik buah di bawah ini. Tetapi berhubung videonya bukan video milik saya dan ada musiknya, silahkan Anda matikan musiknya mengingat musik itu dilarang dalam Islam. Maaf ya… Monggo, silahkan dilihat video cara pembuatan keripik buah :

Well, sekarang pasti Anda sudah punya gambaran tentang bagaimana cara membuat keripik buah kan? Tinggal pasang promosi dengan kata-kata “Jual Keripik Buah Bla..Bla..Bla..” jadi deh, ha..ha..ha..


Wokeh, untuk artikel selanjutnya dan insya Allah artikel yang terakhir, saya akan berikan kepada Anda faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pembuatan keripik buah. Sampai bertemu kembali…

(sumber gambar artikel cara membuat keripik buah : osarikeripikbuah.blogspot.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *