Ini Dia Bisnis Online Terbaik yang Pernah Ada (#1)

By on January 12, 2015
Ini Dia Bisnis Online Terbaik yang Pernah Ada

Tadi pagi saya iseng buka lagi buku “The Internet Millionaire” karya om Andry Salim. Sambil nunggu sarapan sehat buatan nyonyah, saya pikir pas lah buat baca-baca lagi tentang mindset bisnis online terbaik.

Buku yang relatif tidak berat, bukan hal teknis, tapi bisa mengingatkan dan mengembalikan visi saya. Di buku karya beliau tersebut, om Andry Salim mengatakan bahwa bisnis online terbaik adalah bisnis online yang fokusnya membangun aset, yang om Andry Salim katakan dalam sebuah kalimat spektakuler… “Tribe Member” !!

Apa itu “Tribe Member”? Hmmmm… saya agak bingung mendefinisikannya. Tapi kalau di bisnis offline, “Tribe Member” hampir sama dengan Anda punya konsumen dengan tingkatan tertinggi, yaitu loyal konsumen. Kira-kira hampir seperti lah itu pengertiannya (*maaf kalau saya salah ya om, he..he..he..).

Jadi bukan konsumen baru yang coba-coba untuk membeli produk Anda, bukan juga repeat konsumen yang hanya membeli ulang produk Anda. Tapi konsumen yang sudah mulai “membela”, “fanatik” dan “mau mempromosikan” produk atau jasa Anda.

Kemudian pertanyaan selanjutnya adalah apa keuntungan dari memiliki “Tribe Member”? Kata beliau, saat Anda punya “Tribe Member”, apa pun yang terjadi dalam dunia internet, selama Anda memiliki cara untuk tetap bisa berkomunikasi dengan mereka dan menyampaikan pesan Anda kepada mereka, maka kemungkinan Anda memiliki sebuah bisnis online yang menguntungkan dalam jangka waktu yang lama sangat besar. “Saya sepakat dengan Anda Om Andry, he..he..he..”.

Sebenarnya, dulu sebelum saya mencari info bisnis online dan peluang usaha online, saya pernah diajarkan tentang bagaimana cara membangun bisnis offline yang “long life”. Disitu saya diajari bahwa bisnis adalah membangun aset… bukan jualan produk.

Anda bisa jual produk atau jasa Anda dengan cepat. Anda bisa mendapatkan keuntungan puluhan juta hanya dalam waktu 1 bulan. Tetapi sampai kapan Anda selalu mencari ikan yang baru? Dan pertama kali saya menyentuh dunia online, kebanyakan praktisi atau tutorial yang saya temukan berfokus pada bagaimana menghasilkan uang sebanyak dan secepat mungkin.

Akhirnya yang saya lihat adalah banyaknya orang yang terjebak dengan bisnis “hit and run”… Lihatlah berapa banyak pelaku bisnis contextual advertising yang tadinya punya penghasilan $200 per hari tetapi setelah algoritma google berubah, besoknya… bummmm, ia melihat penghasilannya hanya tinggal $30 per bulan !!

Kemudian berapa banyak orang yang bermain affiliate marketing yang tadinya bisa meraup keuntungan ribuan bahkan ratusan ribu dollar per bulan, begitu iklan berbayarnya di suspend, berhenti pula penghasilannya. Bahkan saya lihat mulai banyak pelaku bisnis online store yang sedikit demi sedikit terjebak dengan skema bisnis “hit and run” ini !!

Mereka selalu dan selalu mencari produk baru karena produk yang lama tidak mengalami repeat yang signifikan. Lebih parahnya, walaupun mereka telah melakukan list building, tidak satupun dari list building yang mereka bangun mau membeli produk barunya dikarenakan mereka kecewa dengan produk yang lama.

Dan berita buruknya, orang yang terjebak dengan skema bisnis online seperti ini (tidak membangun “Tribe Member”), kebanyakan adalah orang yang suka menempuh cara-cara yang instan. Dan cara-cara yang instan, sepanjang yang saya tahu, tidak akan berumur panjang.


Contohnya adalah backlink yang berlebihan dengan menggunakan tools tertentu, salah satu cara untuk meningatkan posisi web di search engine. Coba Anda hitung berapa banyak web yang tadinya “nongkrong” di halaman pertama, kemudian google berganti algoritma, web tersebut di-deindex !! Kemudian hari-harinya ia habiskan untuk membeli tools-tools baru entah sampai kapan.

Atau sebuah tools yang digunakan untuk men-spinner artikel, tools yang punya kemampuan merubah kalimat dengan kata-kata yang serupa maknanya. Namun ia tidak tahu bahwa begitu visitor datang, ia melihat bahwa artikel yang ia baca sudah pernah ia temukan di web yang lainnya, akhirnya sang visitor memlih tidak datang lagi ke web tersebut. Sang visitor juga merasa bahwa ia tidak menemukan “sesuatu yang baru dan berguna” bagi dirinya.

Kemudian mimpi buruk-pun tiba !! Algoritma google akhirnya mampu membaca artikel hasil spin dan satu persatu web dengan artikel hasil spin rontok berjatuhan. Anda masih butuh contoh bisnis online yang lain? Web autoblog misalnya. Web dengan konten hasil “copas” ini tidak lagi bisa berumur panjang. Semua orang tahu itu.

“Kalau memang demikian, mengapa banyak orang yang tetap melakukannya? Mengapa ia tidak beralih kepada bisnis online terbaik dengan membangun “Tribe Member”? Saya tidak tahu mengapa mereka berperilaku demikian. Tetapi kemungkinan ada 4 alasan yang mendasari mengapa pelaku bisnis online bisa “berperilaku” seperti itu.

  1. Ingin Hasil Cepat dan Instan
    Ini yang paling sering mendasari mengapa banyak pelaku bisnis online yang tidak membangun “Tribe Member” sangat suka dengan cara-cara yang “cepat” dan yang cenderung melegalkan segala cara. “Tribe Member” bukan termasuk bisnis online mudah dan tidak didesain dengan cara-cara yang “instan”.
  2. Tidak Tahu Apa dan Bagaimana Membuat “Tribe Member”
    Yang kedua, kebanyakan mereka tidak tahu bagaimana cara membuat “Tribe Member”. Yang mereka tahu hanya bagaimana caranya menghasilkan uang yang banyak. 
  3. Bebal dengan Kata-kata dan Konsekuensi Membangun Aset
    Ingat kan, “Tribe Member” adalah model bisnis online terbaik dengan cara membangun aset? Nah, membangun aset itu butuh perjuangan yang keras. Ia juga butuh waktu yang relatif lama. Oleh karena itu, walaupun ia tahu bahwa bisnis model “Tribe Member” adalah solusi bisnis online terbaik, ia memilih untuk “pura-pura” tidak tahu dan kembali ke model bisnis internet pada umumnya. Dengan kata lain, ia malas dan BEBAL
  4. Karakter Selalu Berkaitan dengan Apa-apa yang Dilakukan
    Ini yang paling parah. Orang kalau sudah karakternya “buruk”, pasti cara-cara berbisnis online yang dipilihnya juga buruk. Robert Kiyosaki pernah berkata yang intinya adalah : “Karakter seseorang bisa dilihat dari peliharaannya. Jadi jangan pernah bernegosiasi bisnis dengan orang yang buruk peliharaannya”. So, jika Anda melihat seseorang suka memelihara ular, bisa jadi karakternya mirip dengan ular tersebut. Karena tidak mungkin seseorang memelihara sesuatu yang tidak ia sukai. Begitu juga di bisnis online. Jika karakter pelakunya sudah “buruk”, ia akan lebih suka menjalankan bisnis online terbaik dengan cara yang buruk. Dan repotnya, “Tribe Member” tidak bisa dilakukan dengan cara yang buruk. “Tribe Member” adalah investasi panjang yang menuntut Anda untuk memberikan “kepuasan” kepada para membernya. Tapi ingat, ini berbeda dengan poin pertama, ini lebih buruk !! Seseorang yang suka dengan hasil cepat dan instan masih bisa “disembuhkan”. Ini “KARAKTER JAHAT”… dan “KARAKTER JAHAT lebih buruk dari “PERILAKU BEBAL”

Sebentar… sepertinya jam sudah menunjukkan di angka 10:51. Saya mohon maaf, artikel bisnis online terbaik belum bisa saya lanjutkan di postingan kali ini. Tetapi saya berjanji, setelah urusan saya selesai, saya akan melanjutkan artikel bisnis online terbaik ini. Sampai bertemu di artikel bisnis online terbaik seri 2 ya… See you there !!


(sumber gambar artikel peluang bisnis online : www.timeshighereducation.co.uk)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

3 Comments

  1. dee

    March 20, 2015 at 00:16

    patut dipertimbangkan…

  2. purnama

    November 18, 2015 at 11:19

    Terimakasih informasi yg ada jadi inspirasi baru buat saya

  3. mengobati diabetes

    November 22, 2015 at 19:39

    makasih banyak infonya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *