Usaha Sampingan di Rumah Hasil Lumayan, Bisnis Sayur Mayur

By on January 16, 2015
Usaha Sampingan di Rumah Hasil Lumayan, Bisnis Sayur Mayur

Anda baru cari usaha sampingan? Bila yang Anda cari adalah usaha usaha sampingan di rumah yang hasilnya lumayan, ada ide bisnis yang cukup menarik yang bisa Anda contoh. Terlebih jika lingkungan di sekitar Anda jauh dari pasar tradisional.

Usaha sampingan di rumah apakah itu? Bisnis sayur mayur !! Anda tidak pernah membayangkan kan? Nah, apa itu bisnis sayur mayur? Bagaimana cara kerjanya? Bisnis sayur mayur adalah kedai yang menyediakan beragam sayuran dan bahan makanan mentah lainnya, termasuk aneka bumbu segar dan kering.

Seperti yang telah saya katakan di atas, usaha ini sangat cocok untuk Anda jalankan terutama di kawasan perumahan atau pemukiman penduduk yang jauh dari pasar tradisional. Mengapa saya sarankan bisnis sayur mayur?

Karena sebagian besar orang  umumnya enggan untuk meluangkan waktu tiap harinya pergi ke pasar untuk belanja sayuran dan bahan makanan sehari-hari. Bisa jadi jika jaraknya terlalu jauh, ongkos pergi ke pasar tersebut terlalu tinggi sehingga orang jadi malas untuk pergi pasar.

Itu sebabnya usaha sampingan di rumah ini saya katakan sangat potensial. Meski tampaknya hanya sekedar melayani kebutuhan para ibu rumah tangga di kawasan sekitar rumah Anda, hasil yang bisa Anda kantongi tiap bulannya tidak bisa dibilang kecil.

Modalnya pun tidak banyak. Darimana saya tahu usaha sampingan di rumah ini modalnya tidak banyak tetapi keuntungannya lumayan? Saya tahu dari seorang ibu rumah tangga yang sudah menjalankan bisnis sayur mayur sejak tahun 80-an.

Namanya Ibu Subur, tinggal kota Gombong, Kebumen… kota asal istri saya, he..he..he.. Beliau hanya memerlukan modal harian setidaknya sekitar 700 ribuan untuk membelanjakan berbagai macam sayuran, bumbu dapur dan lauk mentah setiap harinya.

Secara keseluruhan, modal yang harus ia putarkan tiap harinya hanya berkisar antara 1 – 2 juta rupiah. Itu sudah termasuk aneka masakan frozen, sajian instant, beras, tepung dan aneka bumbu kering. Sedangkan hasilnya, ibu Subur bisa mendapatkan laba bersih sekitar 1-2 jutaan per bulan.

Artinya keuntungan beliau mencapai 100 % dari keseluruhan modal. Lumayan kan? Jangan Anda katakan, “Kok cuman 1 – 2 juta keuntungannya?”… Anda lihat dari modalnya dong. Kemudian Anda lihat dari berapa presentasenya. Okay?

Saya lanjutkan… Hal serupa juga “diamini” oleh seorang ibu rumah tangga asal Pugeran, Jogja. Ibu Djauhar sudah menggeluti usaha ini sejak tahun 2000. Dengan modal 1 jutaan yang ia putarkan tiap hari, ibu Djauhar mengaku bisa mengantongi untung sekitar 1 jutaan.

Lalu bagaimana cara memulai usaha sampingan di rumah ini? Well, Anda bisa memanfaatkan salah satu ruangan di rumah pada sisi depan Anda untuk Anda jadikan semacam warung kecil. Kemudian Anda pasang bale-bale atau meja untuk bisa Anda gunakan untuk memajang dagangan Anda. 

Ibu Subur juga melakukan hal ini. Beliau hanya membutuhkan ruangan garasi untuk membuka usaha sayur mayur tersebut dengan sedikit renovasi. Begitu juga dengan ibu Djauhar. Ia membuat bilik bambu kecil berukuran 2×2 meter di depan rumah untuk usaha sayur mayur miliknya. Biaya membuatnya tidak lebih dari 200 ribu rupiah. Tidak mahal kan?

Mereka sama-sama mulai menyiapkan usaha sampingan di rumah ini sejak dini hari. Dimulai dengan berbelanja ke pasar besar sebelum subuh, setelah itu mereka membuka bisnis sayur mayur tersebut mulai pukul 6 pagi dan menutupnya ketika sayuran mereka habis.


Kata mereka, biasanya hanya butuh waktu sekitar 6 jam untuk menghabiskan seluruh stok hari itu. Dan bila Anda memiliki sedikit kelebihan modal, Anda bisa sediakan freezer untuk menampung sebagian sayuran dan lauk yang tidak laku terjual hari itu. Anda masih bisa menjualnya lagi keesokan harinya selama sayuran dan bahan lauk pauknya masih cukup segar.

Well, pada kesempatan ini, saya sempat mendapat sedikit tips dari ibu Subur mengenai bagaimana kiat jitunya dalam mempertahankan bisnis sampingan ibu rumah tangga ini hingga 20 tahun lebih. “Bocoran” cara bisnis sayur ini saya dapatkan dari teman saya yang tinggal di Gombong, he..he..he..

  • Belanja dalam jumlah banyak untuk bahan yang tahan lama.
    Ibu Subur biasa membeli bahan dalam jumlah banyak dan menyimpannya dengan baik di kulkas atau di rak dengan aliran udara yang baik. Membeli lebih banyak akan membuat ia mendapatkan harga yang lebih murah sehingga untung yang didapat lebih besar. Untuk daging-dagingan, beliau juga membeli sekaligus dalam beberapa kilo dan menyimpannya dengan baik dalam freezer. Stok daging tersebut setidaknya bisa ia andalkan untuk 2 hari ke depan.
  • Menerima sistem bayar bulanan.
    Kadang kala beberapa kepala rumah tangga memiliki sumber penghasilan keluarga bulanan. dengan bulanan. Ibu Subur pun tak kurang akal. Beliau menerapkan metode pembayaran bulanan untuk dagangannya. Cara ini tentu akan sangat memudahkan konsumen ibu Subur dalam mengatur pengeluaran mereka. Dengan cara ini, konsumen ibu Subur bisa berbelanja sesuai dengan kebutuhan mereka dan membayarnya setelah suami mereka menerima gaji bulanan.
  • Menyediakan makanan frozen.
    Selain menjual sayuran mentah dan bahan baku lauk pauk, ibu Subur juga menjual makanan siap saji seperti nugget, sosis hingga ayam berbumbu. Jadi bagi para ibu “sibuk” yang tidak sempat memasak di pagi hari, mereka sangat terbantu dengan adanya makanan siap saji ini. 
  • Terima pesanan.
    Anda juga bisa meningkatkan pendapatan Anda dari bisnis sayur mayur ini dengan menerima pesanan grosir. Beberapa ibu mungkin akan mengadakan acara atau perayaan di rumah mereka. Tentunya acara ini membutuhkan sajian yang lebih beragam dalam jumlah yang lebih banyak. Anda bisa menawarkan jasa untuk membelanjakan bahan baku dari seluruh sajian yang ada pada acara tersebut. Bagi konsumen, jasa Anda akan mereka pandang lebih menguntungkan karena mereka tidak harus repot berbelanja ke pasar. Selain itu, menyiapkan sebuah acara butuh waktu yang banyak. Pekerjaan mereka akan berkurang ketika mereka memakai jasa Anda untuk menyeiapkan semua bahan baku masakan. Sedangkan bagi Anda, tentu saja keuntungan Anda akan meningkat.

Ternyata bisnis sayur mayur cukup menarik udntuk dijalankan bukan? Tetapi sayang, saya tidak bisa membahas usaha sampingan yang menguntungkan lebih lama. Dikarenakan keterbatasan informasi yang saya terima, saya rasa ini saatnya saya undur diri. Saya cukupkan sekian pembahasan tentangusaha sampingan di rumah, bisnis sayur mayur ini.

Dan jika Anda berminat menjalankan usaha sampingan yang menjanjikan ini, ada baiknya Anda langsung terjun mengamati orang-orang di sekitar Anda yang sudah berhasil menjalankan usaha jual sayur ini agar Anda thau persis bagaimana prospek ke depannya sekaligus apa saja kendala mereka. Maju terus !!


(sumber gambar artikel usaha sampingan di rumah, bisnis sayur mayur : www.visualphotos.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

5 Comments

  1. Balqis Aqiqah

    March 10, 2015 at 15:56

    idenya kok bisa bagus2 gitu caranya gmn ya gan? heheh. makasih tulisa2nya keren dan full manfaat..

  2. Artha Aryesta

    July 29, 2015 at 10:16

    memang betul…kami sudah menjalankan nya selama 2 tahun lebih dan hasilnya sangat bagus. ( rata-rata keuntungan 10 %)hanya masalahnya, kami harus kepasar paling telat jam 3 pagi dan sampai rumah harus jam 5 pagi…dan berada di warung kadang sampai jam 12 siang…waktu istirahatnya kurang…. tidak bisa menyiapkan sekolah anak-anak,,,hal ini harus disiapkan mental dan fisik yang kuat.

  3. usaha pertanian

    January 13, 2016 at 17:57

    Saya sebagai pemula, dan saya seorang mahasiswa, mungkin bisnis sampingan ini kurang cocok untuk saya, di lihat dari sistemnya dan kayaknya berjualan sayur juga butuh persiapan yang banyak

  4. ayub

    August 20, 2016 at 01:10

    saya pengen stor sayur wortel gmn bos..??
    ni no hp sya 082242362491

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *