Kerja Online Gratis dari Rumah? Siapa Takut !! (Bagian 2)

By on February 18, 2015
Kerja Online Gratis dari Rumah? Siapa Takut !! (Bagian 2)

Wokeh, di artikel ” Kerja Online Gratis dari Rumah Bagian 2 ” ini, saya akan bagikan beberapa tips untuk Anda, sesuai dengan janji saya kemarin. Yang pertama adalah tentang “Keyword Buying Cycle”.

Tips ini adalah jurus ampuh yang saya dapatkan dari om Hianoto dan om Sukarto di buku Belajar Bisnis Internet karya mereka. Asli maut dan ganas dan cocok untuk Anda yang mau kerja online gratis dengan menjadi online salesman

Seperti apa sih “Keyword Buying Cycle” ini? Begini… keyword buying cycle adalah kata kunci yang ada di internet yang difungsikan untuk membedakan mana kata kunci yang orang ketikan di mesin pencari dengan tujuan ingin membeli sebuah produk dan mana yang tidak.

Kalau kata om Sukarto, “Keyword Buying Cycle” menunjukkan perbedaan kata kunci yang digunakan orang dalam proses pembelian barang yang mereka inginkan. Ada 4 fase atau kelompok kata kunci yang biasa digunakan orang.

Eh sebentar… Anda pernah kan mengetikan kata kunci tertentu di mesin pencari misal Google? Misalkan Anda cari informasi tentang kerja sampingan online atau mencari produk? Saat mencari produk, ada saatnya Anda ingin membeli produk atau Anda hanya mencari informasi tertentu, benar kan? Nah, itulah yang akan kita bahas sekarang.

Silahkan Anda lihat gambar bagan di bawah ini agar Anda lebih jelas dengan penjelasan yang saya maksud di atas :

Kerja Online Gratis dari Rumah? Siapa Takut !! (Bagian 2)

Eh sebentar… materi ini sebenarnya paling pas untuk para pebisnis online. Tetapi bagi Anda yang cari kerja online gratis, jurus “Keyword Buying Cycle” tetap bisa Anda gunakan dan tetap akurat. Okay, saya lanjutkan penjelasan mengenai “Keyword Buying Cycle” ini…

Anda lihat kan, pada gambar bagan di atas, ada 4 kata kunci dengan tipe yang berbeda-beda? Biar Anda nggak bingung, saya terangkan 4 tipe atau fase kata kunci tersebut :

[sociallocker]

  1. Initial Stage
    Di sini, keyword atau kata kunci yang digunakan masih umum, generik dan tidak spesifik. Umumnya, keyword di fase ini masih 1-2 kata. Anda lihat contoh di atas, Honeymoon Villa atau Digital Camera adalah kata yang masih umum. Kalau misal Anda ingin kerja online gratis dengan menjual produk-produk dari perusahaan sprei misalkan, kata kuncinya masih “sprei kasur”. Paham kan?
  2. Browsing Stage
    Di browsing stage, orang biasanya sudah merek apa yang dicari sehingga pada contoh di atas Bali Honeymoon Vila dan Canon Digital Camera adalah kata kunci yang termasuk fase browsing stage. Nah, kalau di kata kunci bahasa Indonesia, salah satu kata kunci yang termasuk fase ini adalah “sprei kasur my love”.
  3. Comparing Stage
    Fase ini adalah fase dimana Anda akan tahu bahwa seseorang akan mulai akan memilih produk yang mereka cari. Jadi intinya, di fase comparing stage ini, mereka akan mencari produk model mana yang nantinya cocok dengan yang mereka inginkan. Contohnya adalah Ubud Bali Honeymoon Villa. Jelas mereka akan mencari mana vila di Ubud Bali yang cocok buat bulan madu. Atau Canon Digital Camera Review. Mereka mencari review tentang semua produk kamera digital merk canon untuk mereka baca dan kemudian mereka pilih mana yang paling cocok. Nah, untuk kasus jualan sprei, kata kunci yang termasuk di fase ini adalah “sprei kasur my love terbaru”. Jelas dia (yang mengetikkan kata kunci ini) sedang mencari dan membandingkan mana sprei merek my love terbaru yang paling cocok buat mereka beli
  4. Buying Stage
    Pada fase yang terakhir… fase buying stage, mereka sudah memutuskan untuk membeli sebuah produk. Mereka tinggal memilih mana penjual atau penyedia barang yang punya penawaran produk paling bagus. Biasanya, kata kunci yang termasuk buying stage ini mengandung kata murah, diskon, kota dimana produk tersebut dijual, merk dan jenis produk tersebut dan yang semisalnya. Kata kunci yang diketikkan lebihdetail, spesifik dan tertarget. Seperti pada contoh di atas, kata kunci Book Ubud Bali Villa Blanca dan Canon Ixus 960 Discount menunjukkan bahwa seseorang yang mengetikkan kata kunci tersebut sedang ingin mem-booking villa di Ubud Bali atau sedang mencari mana penjual yang memberikan diskon untuk produk kamera digital Canon seri Ixus 960. Contoh untuk produk dengan kata kunci sprei yang sudah masuk di buying stage adalah “sprei lady rose arden my love”. Kata kunci tersebut sudah menuju langsung ke jenis sprei merek my love, yaitu Lady Rose Arden

Pusing ya dengan penjelasan saya di atas? Kira-kira susah nggak cari kerja online gratis dari rumah? Tentu saja tidak dong !! Ttips kerja freelance online di atas mudah. Ini cuman masalah kebiasaan saja. Sekali Anda bisa menemukan kata kunci buying stage, Anda akan mudah menemukan buying stage-buying stage lainnya. 


Semakin Anda sering melakukan riset pasar dengan metode “Keyword Buying Cycle” ini, semakin terasah instuisi Anda. Ini cuman masalah kebiasaan saja mas bro dan mbak sis… Tidak ada yang lainnya. Just kebiasaan dan Anda sudah tahu teorinya. Anda cukup memilah kata kunci yang Anda dapatkan ke dalam fase-fase “Keyword Buying Stage” tersebut. Kuncinya adalah kesabaran.

Dan kata kunci yang harus Anda “perjuangkan” uadalah kata kunci yang termasuk dalam fase comparing stage dan buying stage. Inilah kata kunci yang kemungkinan besar orang akan membeli sebuah produk, bukan hanya browsing untuk sekedar mencari informasi.

Kemudian Anda juga harus tahu mengapa gambar bagan “Keyword Buying Stage” di atas berbentuk piramida terbalik. Gambar piramida terbalik di atas menjelaskan bahwa semakin ke bawah, semakin sedikit pencarinya tetapi semakin tinggi prosentase terjadinya pembelian. 

Anda lihat kan di sebelah kiri gambar piramida terbalik di atas ada tulisan “High Search Volume – Low Value” dan yang paling bawah “Low Search Volume – Very High Value”? Itu menunjukkan bahwa yang paling atas (initial stage), pencarinya sangat banyak tetapi prosentase “deal” sebuah penjualan sangat kecil. Berbeda dengan comparing stage dan buying stage. Paham kan?

So, Anda masih ingat kan di artikel yang telah lalu saya pernah mengatakan bahwa menjadi online salesman jauh lebih ringan daripada menjadi offline salesman? Dan saya juga pernah mengatakan bahwa saat Anda tahu cara mendatangkan visitor “tertarget” yang banyak, bukan Anda yang mengejar-ngejar prospek layaknya offline salesman, tetapi Andalah yang dikejar-kejar prospek atau calon konsumen?

Ya… Inilah rahasianya !! Saat Anda mengetahui mana kata kunci yang termasuk level comparing stage dan buying stage serta Anda bisa mendatangkan sebanyak mungkin visitor yang datang dari kata kunci fase tersebut, Anda akan “dikejar-kejar” konsumen.

Bagaimana tidak… mereka sudah pasti mau membeli produk tersebut. Mereka hanya mencari penjual mana yang memberikan penawaran yang paling menarik. Itu sama halnya Anda berjualan air mineral di tempat pusat kebugaran yang mereka semua kehausan setelah lelah berolahraga dimana pusat kebugaran tersebut tidak menjual air mineral, seperti yang saya katakan di artikel kemarin.

Berbeda dengan offline salesman. Mereka tidak tahu secara pasti mana orang yang mau beli dan mana orang yang tidak butuh dengan produk yang mereka jual. Lihatlah penjual sabuk yang sering menawarkan dagangannya ke rumah-rumah atau ke orang-orang yang sedang lalu lalang di pusat kota.

Semua orang mereka “kejar-kejar” untuk mereka tawari sabuk yang ia bawa. Susah !! Karena tidak setiap orang yang mereka tawari sedang membutuhkan sabuk. Walaupun ia juga dengan harga murah, sedikit orang yang mau membeli. Anda bisa baca di sini untuk penjelasan lebih lanjutnya.

“Wow… luar biasa penjelasannya dok. Saya jadi semangat cari kerja online gratis dari rumah !! Pertanyaan sekarang adalah, gimana caranya mencari kata kunci fase comparing dan buying stage dok? Kan banya orang yang cari kerja online seperti saya nggak ngerti masalah beginian?”.

Wokeh… saya terangkan bagaimana cara termudah mencari level comparing dan buying stage, tapi di artikel ” Kerja Online Gratis dari Rumah Seri 3 “. Don’t Miss It atau Anda akan menyesal, ha..ha..ha..


(sumber gambar artikel kerja online gratis & kerja online dari rumah : casaprov.org)

[/sociallocker]

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *