Bisnis Rumahan yang Menjanjikan : Usaha Bunga Kering


By on February 24, 2015
Bisnis Rumahan yang Menjanjikan : Usaha Bunga Kering

Dulu, waktu jamannya saya seneng banget jalan-jalan di malioboro, saya lihat ada satu bisnis rumahan yang menjanjikan… usaha bunga kering. Tapi waktu itu, saya nggak begitu ngeh…

Ternyata saya diberi kesempatan lagi untuk bertemu dengan pemilik bisnis rumahan yang menjanjikan ini. Tidak tanggung-tanggung, langsung ke produsennya. 

Tempatnya tidak jauh dari malioboro. Anda hanya butuh 15 – 20 menit sampai ke lokasinya. Kalau pas nggak macet, kira-kira Anda butuh waktu 10 menit saja.

Sebagai informasi tambahan saja… alasan saya ingin membahas bisnis rumahan dengan modal kecil ini karena sekitar 12 tahun terakhir, usaha bunga kering sempat menjadi “primadona” di Malioboro. Bisnis rumahan yang menguntungkan ini mampu mencuri perhatian konsumen di tengah “populernya” batik Jogja dan “dahsyatnya serbuan” pernak-pernik kerajinan kayu.

Selain itu, usaha bunga kering termasuk salah satu “pembangkit” perekonomian di sejumlah desa di pinggiran kota Bantul yang sempat hancur akibat gempa yang terjadi di bulan Mei 2006 lalu. Anda masih ingat kan?

So, selain sebagai wacana bagi Anda yang sedang mencari bisnis rumahan yang menjanjikan, bangkitnya ekonomi di kota Bantul karena usaha bunga kering inilah yang membuat saya ingin mengulas usaha yang satu ini.

Usaha bunga kering ini berbahan baku alami. Contohnya kulit jagung dan mangga laut. Kalau bahan utamanya, Anda bisa menggunakan bunga-bungaan. Sebenarnya tidak hanya bunganya yang bisa Anda pakai sebagai bahan baku pembuatan bunga kering. Anda juga bisa memanfaatkan batang pohonnya, rantingnya serta “aksesoris” pendukung lainnya.

Sedangkan rantingnya Anda bisa buat dari ranting pohon mahoni dan pohon pinus. Dengan sedikit “sentuhan seni”, melalui proses pengeringan dan pengeleman, berbagai bahan alami tadi bisa Anda olah menjadi booklet bunga yang indah.

Ngomong-ngomong, siapa pengrajin usaha bunga kering ini yang sudah melalang buana? Ada !! Kebetulan teman saya berhasil menemui salah satu pemilik bisnis rumahan yang menjanjikan ini. Dan dengar-dengar, beliau telah mampu mengekspor bisnis rumahan yang menguntungkan bunga kering buatannya.

Namanya mbak Asih. Ia termasuk satu dari sekian wirausahawan bisnis bunga kering yang bisa bertahan. Kisahnya patut Anda simak. Awalnya, sang kakak sering membeli bunga kering buatannya dalam jumlah yang cukup banyak untuk dijual di kota lain.

Namun sang kakak tersebut sering menitipkan bunga kering tersebut di rumah mbak Asih sehingga banyak menarik perhatian orang. Lambat laun, banyak orang berdatangan dan membeli bunga kering tersebut dari ibu tiga anak ini. Dari sinilah bisnis rumahan modal kecil beliau ini berkembang.

Kalau Anda tanya kapan Mbak Asih memulai bisnis rumahan yang menjanjikan ini, jangan kaget. Ia suda memulai usaha bunga kering sejak awal tahun 1999. Dan ini terbukti dengan terkenalnya nama beliau. Coba saja Anda tanyakan ke pedagang kerajinan bunga kering di sepanjang jalan dekat keraton Jogja darimana asal bunga kering ini.

Mereka pasti akan mengatakan, “Cari aja rumah mbak Asih di Dukuh jalan Bantul”. So, Mbak Asih ini termasuk orang bisa Anda jadikan contoh wirausaha yang sangat fokus dalam menekuni bisnis rumahan ibu rumah tangga. Karena sudah menjadi rahasia umum kalau pembuatan bunga kering ini cukup sulit. Butuh ketekunan dan ketelitian yang tinggi.

Lebih repot lagi jika musim hujan tiba. “Wah, susah kering (bahan bakunya) tuh. Juga repot sama jamur yang tumbuh di bunga keringnya lho mbak”, ujarnya dengan logat Jogja yang kental. Oh iya… tahukah Anda berapa modal awal yang mbak Asih keluarkan untuk menekuni bisnis rumahan yang menjanjikan ini? Hanya 200 ribu rupiah !! Luar biasa kan perjuangan beliau?

Jelas !! Dengan fokus dan konsisten, mengawalinya hanya dengan modal kecil dan akhirnya mampu menembus pasar ekspor, sudah seharusnya kita acungi jempol 2 untuk beliau.

Eniwei, harga bunga kering sebenarnya tidak terlalu mahal. Dengan uang sejumlah 3 ribu rupiah, Anda sudah bisa membeli 1 tangkai bunga kering untuk jenis lontar atau klobot. Terlihat untungnya kecil ya. Tetapi jangan salah… dalam 1 bulan, beliau pernah mendapat pesanan 5.000 jenis lontar dan 20.000 buah klobot !!

Dan untuk menyelesaikan pesanan tersebut, mbak Asih dibantu kurang lebih 10 orang pengrajin yang ia rekrut yang sebagian besar adalah wanita. Resep mengapa ia bisa mendapatkan pesanan hingga banjir order adalah mutu bunga kering yang selalu bagus serta penyelesaiannya yang selalu tepat waktu.

“Jika Anda berminat bisa pesan dan langsung menemui mbak Asih di Dukuh MJ I 1452A RW16 RT75 Jln. Bantul”, ujarnya setengah berpromosi. Bahkan sewaktu beliau “diwawancarai” oleh teman saya, ia baru saja mengirim kerajinan bunga kering ini ke negara Irak… Fantastis !!

Nah, bagi Anda yang ingin menjalankan usaha rumahan yang menguntungkan ini, khususnya bagi para wanita yang sedang mencari usaha rumahan ibu rumah tangga, saya berikan simulasi sederhana tentang bisnis bunga kering…

Simulasi Bisnis Rumahan yang Menjanjikan Usaha Bunga Kering :

  • Bahan baku : Rp. 4.000.000,-
  • Penjualan 5.000 bunga X Rp. 3.000,- Rp. 15.000.000,-
  • Tenaga 10 orang : Rp. 7.500.000,-
  • Keuntungan : Rp. 15.000.000,00 – (Rp. 4.000.000,00 + 7.500.000,00) = Rp. 3.500.000,-

(sumber gambar artikel bisnis rumahan yang menjanjikan & usaha rumahan modal kecil usaha bunga kering : m.kompasiana.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *