Peluang Bisnis Modal Kecil dengan Cara Budidaya Jangkrik

By on March 8, 2015
Peluang Bisnis Modal Kecil dengan Cara Budidaya Jangkrik

Sekitar 2 bulan yang lalu saya sempat ngobrol dengan teman UKM dulu saya masih kuliah. Ngobrolnya biasa sih… kata orang Jawa “ngalor-ngidul”. Sampai pada suatu titik beliau menceritakan peluang bisnis modal kecil yang sedang digeluti temannya.

Apa peluang bisnis modal kecil teman beliau tersebut? Ternyata teman beliau menekuni bisnis budidaya jangkrik. Penjualannya belum seberapa sih. Tetapi kalau tidak salah, omset bisnis jangkrik miliknya sekitar 30 puluhan juta rupiah lah. Lumayan juga pikir saya…

Nah, berangkat dari obrolan tersebut, saya jadi “kepincut” untuk mengangkat topik “Peluang Bisnis Modal Kecil dengan Cara Budidaya Jangkrik”. Eh sebentar… mungkin beberapa dari Anda sedikit “mengernyitkan dahi” ya mendengar ide usaha modal kecil yang satu ini. Meski tampak sedikit “menggelikan”, Anda jangan meremehkan jenis usaha modal kecil bisnis budidaya jangkrik ini.

Nggak percaya? Kalau mau bukti nyata dari potensi besar peluang bisnis modal kecul dengan cara budidaya jangkrik, Anda bisa kenalan dengan Daniel Mahendra. Beliau adalah pelaku usaha budidaya jangkrik asal Kalimantan Timur. Beliau bukan orang baru dalam bisnis agro.

Sebelumnya, Daniel Mahendra sudah pernah memasuki bisnis tambak udang selama beberapa tahun sebelum akhirnya beliau memutuskan untuk terjun ke bisnis budidaya jangkrik pada tahun 2008. Sebagai tambahan informasi saja, usaha tambak udang yang dulu sempat beliau geluti berakhir naas.

Faktor alamlah penyebabnya. Tapi karena jiwa entrepreneurship om Daniel sudah terbentuk, alih-alih “down” dan berhenti membuka usaha agro, om Daniel justru mencari peluang bisnis modal kecil lainnya. Ia terus berusaha mencari ide buka usaha dengan modal kecil tanpa kenal menyerah.

Dan pencarian om Daniel berakhir di usaha budidaya jangkrik. Selesai sudah “masa galaunya”, he..he..he.. Sebuah bisnis agro yang prospeknya cerah katanya. Lalu mengapa om Daniel tertarik untuk menggeluti cara budidaya jangkrik ini? Apa kelebihan contoh bisnis modal kecil dan seperti apa prospek kedepannya? 

Ternyata jangkrik termasuk jenis serangga yang sangat komersial. Permintaan jangkrik sangat besar. Dan permintaan tertinggi datang dari para “penggila” peliharaan burung ocehan. Konon katanya, dengan memberi makan burung ocehan menggunakan jangkrik, burung ocehan tersebut akan bersuara lebih nyaring dan lebih bening.

Selain itu, dari sisi nilai nutrisi, jangkrik ternyata sangat kaya akan protein yang baik untuk pertumbuhan burung ocehan. Tubuh burung ocehan akan lebih gemuk dan tampak segar. Selain untuk pakan burung ocehan, jangkrik juga banyak dicari para peternak ikan hias. Katanya, jangkrik sangat baik untuk menonjolkan warna sisik dari ikan hias.

Kemudian ada beberapa pengobatan khas Tiongkok yang juga menggunakannya jangkrik sebagai bahan untuk membuat obat herbal-nya. Inilah alasan mengapa om Daniel mau menggeluti peluang bisnis modal keclil yang satu ini. Dan ternyata ia tidak membangunnya dari awal. Ia membeli jenis usaha modal kecil untung besar ini dari rekannya yang katanya tidak terurus.

Mungkin karena sebagian besar pelaku bisnis budidaya jangkrik ini “memperlakukannya” sebagai usaha sampingan. Jadi banyak yang setengah-setengah. Padahal hakekatnya, walaupun usaha sampingan, jika ingin berhasil, kita harus “telaten” dan serius menggarapnya. Benar kan?

Dan itulah yang dilakukan oleh om Daniel, mengambil alih usaha budidaya jangkrik milik temannya. Aset yang berisi 14 kotak kandang jangkrik dengan 3 diantaranya berisi telur jangkrik ia beli dengan harga hanya 9 juta rupiah. Murah kan? Namun berkat ketekunannya, dalam beberapa tahun terakhir ini usaha budidaya jangkrik om Daniel sudah mampu menghasilkan 100 kg per hari !!

Anda tahu berapa harga jangkrik per kilonya? Harganya 50 ribu sampai 70 ribu rupiah. Artinya omset beliau sudah mencapai ratusan juta rupiah perbulannya. Anda pasti tidak menyangkanya kan? Saya juga… Hanya dengan modal investasi awal 9 juta rupiah lho… Luar biasa spektrum bisnis beliau.

Kalau angka 9 juta rupiah masih terlalu besar, Anda bisa memulai peluang bisnis modal kecil ini dengan dari skala yang lebih kecil. Anda bisa mengawalinya dengan dua buah kandang dari bahan plywood. Buat cukup tinggi dengan banyak celah persembunyian. Anda bisa membuatnya dari papan dan ranting-ranting.

Berikan pula alas dari pasir untuk membuat jangkrik yang Anda pelihara lebih nyaman. Gunakan kandang pertama sebagai tempat pembuahan dan kandang kedua untuk pemeliharaan. Biasanya Anda membutuhkan modal sekitar 400 ribu rupiah untuk membuat kedua kandang ini. Kecil kan modalnya? Ya iyalah… makanya bisnis budidaya jangkrik adalah peluang bisnis dengan modal kecil tapi untungnya bisa besar.

Oh iya… untuk mengawali ide bisnis modal kecil ini, Anda juga bisa memanfaatkan ruang kosong di belakang rumah Anda untuk memulai bisnis jangkrik ini. Selain sepi dari lalu lalang, sirkulasi udara dan suasananya biasanya cukup baik. Hal ini harus Anda lakukan karena jangkrik kurang nyaman jika tinggal di tempat yang bising, penuh hiruk pikuk, udara pengap, ruangan terlalu lembab atau terlalu panas.

Mereka sangat suka dengan “kegelapan”. Jadi jauhkan kandang jangkrik Anda dari “gangguan” sinar matahari. Berikan kaki pada kandang jangkrik tersebut, rendam dan beri varnish anti serangga supaya jangkrik Anda tidak oleh diganggu semut dan serangga lain.

Untuk satu kandangnya, Anda bisa isi dengan 50 ekor indukan jangkrik, campuran antara jangkrik jantan dan betina. Indukan jangkrik tidak mahal kok. Harganya hanya berkisar antara 5 ribu – 10 ribu rupiah saja. “Mentok-mentoknya” 12 ribu rupiah. Jadi kalau beli 50 ekor indukan atau 25 pasang, Anda hanya perlu mengeluarkan uang tidak sampai 500 ribu rupiah.

Kemudian cara budidaya jangkrik terkait pakannya, Anda bisa memberikan pakan kering seperti bekatul, ketan hitam atau kalk. Anda juga bisa memanfaatkan pelet ikan dan pakan ayam yang halus untuk menambah protein bagi jangkrik Anda.

Bila telur sudah muncul, segera pindahkan telur tersebut ke dalam kandang pemeliharaan dan berikan kelembaban dengan penyemprotan air yang halus secara berkala. Hati-hati waktu proses pemindahannya ya? Telur jangkrik mudah berjamur. Jadi jaga kebersihannya.

Biasanya proses penetasannya membutuhkan waktu 15 hari. Setelah jangkrik kecil menetas, Anda mulai pada tahapan cara budidaya jangkrik yang paling sulit, yakni membesarkan anakan hingga besar.

Fase ini cukup rentan. Pada usia pertumbuhan ini, jangkrik kecil membutuhkan lebih banyak pakan dengan tambahan beberapa sayuran seperti gambas, batang pisang, batang pepaya, daun-daunan padat serat hingga kacang-kacangan. Tetapi jika Anda kesulitan mendapatkannya, menu pakan macam bekatul, pelet dan ketan juga bisa menjadi pilihan mudah untuk Anda jadikan pakan.

Kemudian proses pemeliharaan jangkrik hingga siap panen. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 10 -15 hari dari penetasan. Tidak memakan waktu lama kan? Bandingkan dengan budidaya ikan air tawar atau usaha ikan arwana… Jauh !! Modal juga beda jauh. Seperti yang saya katakan di atas, Anda hanya perlu kandang dan pakan.

Dan dalam sebulan, Anda sudah bisa menjual setidaknya 4 -10 kilogram jangkrik hidup ke pasar. Makanya tidak heran kalau sekarang om Daniel membangun 100 kotak jangkrik dengan kapasitas 7.000 ekor, atau sekitar 10 ribu m3. Lha prospeknya cerah dan waktu panennya pendek. Belum lagi keuntungannya yang lumayan.


Cukup bagus kan contoh usaha modal kecil dengan cara budidaya jangkrik ini? Ingat… usaha kecil-kecilan bisa berubah menjadi usaha besar dengan hasil yang luar biasa. Semuanya tergantung dari sektrum bisnis dan ketekunan Anda. Tentunya juga seijin dari Allah SWT. So, jangan pandang remeh peluang bisnis modal kecil dengan usaha jangkrik ini ya… Sukses buat Anda !!

(sumber gambar artikel peluang bisnis modal kecil dengan cara budidaya jangkrik : jangkrikawiligar.blogspot.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan.So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya.Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

One Comment

  1. Chandra.O.Siregar

    December 23, 2015 at 02:41

    Bgmn cara pemasaran yg efektif dari bisnis jangkrik tsb?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *