7 Cara Memulai Usaha Sendiri Agar Anda Bebas dari Hutang (Bag. 1)


By on August 22, 2015
7 Cara Memulai Usaha Sendiri Agar Anda Bebas dari Hutang

7 Cara Memulai Usaha Sendiri Agar Anda Bebas dari Hutang – Di setiap perjalanan kehidupan, pasti ada saatnya kita merasakan masa-masa “gemilang” dan masa-masa yang”surut”. 

Kalau masa-masa “gemilang”, tidak perlu saya ceritakan lah… Pasti semua terasa indah. Benar kan? 

Yang jadi masalah adalah ketika kita mengalami masa-masa “surut”… masa-masa “jatuh”… di mana semuanya seakan terasa sempit, gelap dan hitam, ha..ha..ha..

Seperti yang menimpa teman dekat saya. Beberapa waktu yang lalu, teman dekat saya tersebut mengeluh kepada saya. Bisnis online yang baru saja ia tekuni mandeg, hutang menumpuk dan tagihan semakin membengkak. Keadaannya semakin memburuk karena ia berhutang terlalu banyak kepada bank.

Tagihan demi tagihan datang silih berganti, sedangkan ia sudah terlanjur memutuskan untuk resign dari pekerjaannya. Padahal, kemampuan dan pengetahuannya tentang bisnis online luar biasa. Saya salut dengan ilmu bisnis online-nya.

Tetapi masalahnya, beliau tidak “mempersiapkan” cara memulai usaha sendiri dengan baik. Alih-alih mengetahui apa itu aset dan liabilitas, beliau malah menambah hutangnya dengan mengambil kredit di bank untuk membeli sebuah rumah.

Akhirnya setelah sekian lama ia bergelut dengan hutang dan hutang, “bendungan” tersebut jebol juga. Bisnis online-nya Allah SWT takdirkan berhenti dan ia mulai “kehabisan” nafas untuk membayar semua tagihannya.

Well, sebagai teman, akhirnya saya memberikan beberapa nasehat agar dia bisa bangkit dari keterpurukannya. Dan nasehat ini juga termasuk nasehat bagi Anda yang sedang mencari cara memulai usaha sendiri. 

Terlebih-lebih bagi Anda yang sudah memutuskan untuk resign dari pekerjaan Anda tetapi belum mempunyai pendapatan tetap, cara memulai usaha ini insyaa Allah cocok untuk Anda terapkan. Seperti apa caranya? Ini dia…

Cara Memulai Usaha Sendiri #1 : Temukan Alasan Anda

Sudah jelas, bisnis adalah sesuatu yang akan Anda bangun dan Anda kerjakan dalam waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Kebanyakan kegagalan yang menimpa orang yang baru memulai bisnisnya adalah ia berhenti sebelum berhasil. Mengapa? Karena ia tidak mempunyai motivasi, alasan atau dorongan yang kuat agar ia mampu dan tetap bertahan hingga bisnisnya berhasil.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa alasan yang kuat… atau bisa di kata impian yang kuat adalah “bahan bakar” seseorang supaya ia tetap bisa konsisten dan tetap bangkit ketika ia diterpa beribu-ribu kegagalan. Alasan atau impian yang kuat inilah yang membuat ia selalu teringat MENGAPA dan UNTUK APA sebenarnya ia membangun sebuah bisnis. 

Jadi, ketika mentalnya sedang down karena kegagalan yang ia alami, dengan cepat ia mampu bangun kembali. Lalu bagaimana cara menemukan alasan atau impian yang kuat ini? Silahkan Anda klik artikel cara memulai usaha sendiri yang satu ini. Baca dan pahami, karena jika Anda tidak melakukan kiat di artikel tersebut, jangan harap Anda bisa membangun bisnis Anda hingga sukses.

Cara Memulai Usaha Sendiri #2 : Cari Bisnis Utama, Dapatkan Bisnis Sampingan

Langkah kedua yang harus Anda lakukan adalah Anda harus segera mencari dan membedakan mana bisnis utama Anda dan mana “bisnis sampingan” Anda. Yang dimaksud dengan bisnis utama di sini adalah bisnis jangka panjang yang benar-benar ingin Anda bangun dan merupakan bisnis impian Anda. Jadi Anda harus bersiap untuk tidak mendapatkan uang dari bisnis utama ini dengan cepat.

Sedangkan yang di maksud dengan bisnis sampingan adalah segala aktifitas Anda di luar bisnis utama Anda yang bisa menghasilkan uang dengan cepat dan tidak rumit. Sebagai contoh, bisnis utama saya saat ini adalah memproduksi dan menjual mesin-mesin usaha. Sedangkan bisnis sampingan saya adalah blogging, membuat website, mengajar bisnis online serta menjual produk kecantikan. Dan semua bisnis sampingan tersebut sederhana. Tidak perlu perencanaan bisnis yang rumit dan melelahkan.

Pertanyaannya sekarang adalah, mengapa bisnis-bisnis tersebut perlu Anda bedakan? Supaya Anda tahu, mana bisnis yang harus Anda bangun dengan serius dan Anda perjuangkan meskipun belum menghasilkan uang dalam waktu yang cukup lama, dan mana bisnis yang hanya Anda butuhkan untuk menghasilkan uang yang cepat guna membiayai hidup Anda. Paham kan?

Cara Memulai Usaha Sendiri #3 : Rencanakan Income Harian, Mingguan, Bulanan dan Tahunan

Langkah ketiga yang harus sesegera mungkin Anda kerjakan adalah merencanakan bagaimana Anda memperoleh income harian, income mingguan, income bulanan hingga income tahunan dari bisnis sampingan Anda. Seperti apa maksudnya? Jadi begini, saat Anda hendak membangun bisnis impian atau bisnis utama Anda, sudah pasti Anda butuh uang untuk hidup sehari-hari sekaligus membiayai bisnis Anda kan?

Nah, Anda perlu mencari ” bisnis sampingan ” yang bisa menghasilkan income cepat. Income cepat tersebut Anda bagi menjadi income harian, income mingguan, income bulanan dan income tahunan. Tapi ingat, bisnis atau kegiatan tersebut haruslah bisnis atau kegiatan yang TIDAK RUMIT. Intinya adalah bisa menghasilkan “cash keras” DENGAN CEPAT tanpa membuat Anda harus “berpusing-pusing ria” memikirkannya.

Mau contoh? Dulu, di awal-awal saya membangun bisnis utama saya, saya membagi income saya seperti ini :

  • Income Harian
    Income harian adalah pemasukan yang harus Anda dapatkan guna membiayai kebutuhan Anda sehari-hari seperi makan misalnya. So, guna mendapatkan income harian, saya berpikir keras bagaimana caranya agar saya mendapatkan pemasukan yang mudah. Tujuannya agar saya dan keluarga saya bisa makan setiap harinya. Akhirnya saya memutuskan untuk menjadi “tukang ojek” di bisnis taxi motor milik teman saya. Tugas saya adalah menjemput mahasiswa S2 untuk saya antar ke kampus dan ke kost mereka. Hasilnya, saya bisa mendapatkan kira-kira 15 ribu rupiah untuk sekali antar. Sebuah pekerjaan yang ringan, hanya membutuhkan 1-2 jam sehari. Yang Anda butuhkan hanyalah “memutus urat malu dan gengsi” Anda, ha..ha..ha..
  • Income Mingguan
    Karena saya sadar bahwa penghasilan dari “tukang ojek” tidaklah cukup buat membeli keperluan mingguan seperti sabun cuci dan susu anak saya, saya mulai berpikir bagaimana caranya agar saya bisa mendapatkan income mingguan. Akhirnya saya memutuskan untuk menjadi “content writer”… sebuah pekerjaan yang tugasnya menulis artikel di sebuah web. Saya dibayar mingguan. Dan pada saat itu, saya bisa mendapatkan uang kira-kira 300 ribu sampai 400 ribu rupiah tiap minggunya. Lumayan kan?

Lalu bagaimana cara saya mendapatkan uang bulanan dan tahunan? Kemudian jika uang bulanan dan tahunan sudah didapatkan, seperti apa cara memulai usaha baru selanjutnya? Bagaimana cara membagi waktunya? Seperti apa cara mengawalinya agar nantinya bisa sukses di bisnis? Well, jawabannya bisa Anda temukan di artikel ” Cara Memulai Usaha Sendiri agar Anda Bebas dari Hutang Seri 2 “. Jangan sampai Anda lewatkan !!

(sumber gambar artikel cara memulai usaha kecil, cara memulai usaha tanpa modal, cara memulai usaha sendiri di rumah : www.best-practice.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *