7 Cara Membangun Bisnis Sendiri Agar Anda Bisa Melunasi Hutang Cepat (Bag. 2)


By on August 27, 2015
7 Cara Membangun Bisnis Sendiri Agar Anda Bisa Melunasi Hutang Cepat (Bag. 2)

Hari Ahad adalah hari santainya kebanyakan orang. Tetapi ada sebagian kecil orang yang tetep aja sibuk, berkutat di depan pekerjaan-pekerjaannya.

Termasuk saya, yang punya “kewajiban” bagi Anda untuk meneruskan artikel “7 Cara Membangun Bisnis Sendiri Agar Anda Bisa Melunasi Hutang Cepat Bagian 2”.

Dan ternyata pada hari Ahad tersebut, yang jadi cuman 1 paragraf, wkwkwkwkwk… Saya juga heran, kok bisa cuman 1 paragraf ya?

Padahal kan hari libur. Dashboard wordpress saya saja “terbuka terus” hingga saat ini. Wong PC saya sering-seringnya stand by 24 jam…

So, karena om Nip-Nip tidak menginginkan jatuh di lubang yang sama untuk yang kedua kalinya, hari ini, Kamis tanggal 27 Agustus tahun 2015, tepat 10 hari setelah tanggal Indonesia merdeka, saya akan selesaikan pembahasan tentang “7 Cara Membangun Bisnis Sendiri Agar Anda Bisa Melunasi Hutang Cepat”.

Sampai mana saya kemaren ya? Hmmm, oh ya… sampai rencana income mingguan. Benar kan? Apa? Salah kata Anda? Benar lah !! Anda nggak baca yang bagian 1 ya? Baca dulu deh Cara Membangun Bisnis Sendiri bagian 1, biar jelas… Sudah baca? Wokeh, saya lanjutken.

Setelah income harian dan income mingguan sudah Anda dapatkan, saatnya Anda mulai memikirkan income bulanan dan income tahunan. Apa itu income bulanan dan tahunan? Penjelasannya seperti ini :

  • Income Bulanan
    Income bulanan? Wots is ded? Apa itu? Income bulanan adalah pendapatan bulanan. “Hayah dok, lha kalau itu semua orang juga tahu !!” Bentar dulu, saya terusin… belum juga selesai. Gini, pendapatan bulanan yang saya maksud di sini ada catatan khususnya. Apa catatan khususnya? Catatan khususnya adalah aktifitas pencarian pendapatan bulanan tersebut hanya Anda peruntukan untuk keperluan bulanan saja. Jadi Anda DILARANG untuk mencari pendapatan bulanan yang Anda gunakan untuk membiayai keseluruhan hidup Anda. Mengapa? Karena kalau nggak seperti itu, nanti Anda akan terjebak untuk mencari pendapatan bulanan yang sifatnya “permanen”. Ujung-ujungnya Anda akan balik lagi bekerja. Iya kan? Ya iya lah !! Karena bekerja juga termasuk dalam kategori aktifitas untuk menghasilkan pendapatan bulanan. Kalau kata mas Andi Nugros, godaan ini tinggi sekali men !! Dan karena Anda sudah mulai bekerja, besar kemungkinan Anda tidak sempat memikirkan bisnis jangka panjang Anda. Entah karena capek, entah karena Anda kembali masuk ke “zona nyaman”. Hilang sudah semua motivasi Anda untuk mulai membangun bisnis. So, biar Anda bisa membedakan, saya beri contoh aja ya… Dulu, di awal masa-masa saya membangun bisnis, saya berusaha untuk mencari pendapatan bulanan yang sesuai dengan keahlian saya. Tetapi syaratnya, pekerjaan tersebut tidak menyita waktu banyak. Akhirnya saya “dipertemukan” juga dengan “pekerjaan idaman” saya… menjadi seorang admin web. Dan hebatnya, saya hanya butuh 2 jam untuk mengerjakannya !! Waktu itu saya dibayar sekitar 750 ribu rupiah untuk dua web. Tidak banyak, tapi lumayan… cukup untuk membiayai koneksi internet saya, listrik saya, ongkos servis motor saya dan biaya-biaya yang semisalnya. Anda paham kan? Tapi sekali lagi ingat… untuk membiayai kebutuhan bulanan, bukan membiayai hidup bulanan. Ntar Anda pake buat kredit mobil Eropa pula. Eh, ngomong-ngomong, Anda tahu siapa mas Andi Nugros yang tadi saya sebut di atas? Itu temen “selawe taun” saya yang sering kali ngomong, “Piye kabare men? (Gimana kabarnya men?) Gek nggarap opo saiki men? (Baru ngerjakan apa sekarang men?) Kowe wis reti berita iki durung men? (Kamu sudah tahu berita ini belum men), dan sebagainya. Jadi sekarang namanya bukan Andi Nugros lagi, tapi Andi Men, wkwkwkwkwkkw…
  • Income Tahunan
    Untuk income tahunan, biasanya agak panjang proses mendapatkannya. Butuh keuletan. Hanya saja khusus untuk income tahunan ini, Anda saya sarankan untuk mencari “job” yang nilainya besar. Apa tujuannya? Supaya income tahunan ini bisa Anda gunakan untuk membiayai bisnis jangka panjang Anda. Karena sudah menjadi rahasia umum jika biaya “trial dan error” sebuah bisnis itu pasti tinggi, apapun bisnis tersebut. “Hmmm… gitu ya dok. Terus apa contohnya?” Kalau dulu, saya selalu berusaha mencari sebuah “project” yang untungnya gede, khususnya di bidang jasa. Project IT, saya kerjakan… project pembuatan business plan, saya kerjakan juga… dan project-project lain yang sejenis. Well, Anda tidak perlu meniru saya untuk mencari project-project seperti yang saya sebutkan di atas. Cari saja yang simpel-simpel. Mau sampel? Saya sebutin nih… project jadi makelar properti !! Gede tuh untungnya. Misal Anda bisa menge-deal-kan properti dengan nilai 400 juta rupiah, Anda bisa mengantongi komisi minimal 10 juta rupiah. Kalau dalam setahun Anda bisa menjual 4 properti saja, Anda sudah punya tabungan 40 juta rupiah. Cukup buat memulai usaha dengan modal kecil. Simpel kan? “Eh, b
    entar dulu dok… emangnya gampang jual rumah? Susah lagi !!”… Lho, yang bilang gampang itu siapa. Buat pisang goreng aja juga susah kalau Anda nggak biasa. Makanya saya katakan di atas, ini butuh keuletan. Anda butuh proses. Tetapi kalau Anda terus mencoba, insyaa Allah pasti ada jalannya. Lagian Anda punya waktu 365 hari untuk fokus mencari income tahunan. Saya rasa waktu tersebut sudah cukup buat Anda untuk membiasakan diri dengan bidang baru, benar tidak? Walhamdulillah, saya pernah deal sebuah project dengan nilai ratusan juta. Dan keberhasilan itu saya awali dengan project-project tahunan kecil yang untungnya cuman jutaan rupiah saja. Kalau saya bisa, mengapa Anda tidak? Kan kita sama-sama makan nasi padang, wkwkwkwkwk…

Nah, dari penjelasan tentang contoh pembagian income di atas, berapa kira-kira asumsi total income yang saya dapatkan dalam satu bulan? Saya bantu hitungkan…

  1. Income Harian : Jadi “tukang ojeg” >> Rp. 30.000,- x 15 hari = Rp. 450.000,-
  2. Income Mingguan : Jadi “tukang nulis” >> Rp. 300.000,- x 4 minggu = Rp. 1.600.000,-
  3. Income Bulanan : Jadi “tukang admin” >> Rp. 750.000,- x 2 project = Rp. 1.500.000,-
  4. Total Income Bulanan : Rp. 3.550.000,-

Kira-kira dengan pendapatan 3 jutaan di atas, bisa kan Anda hidup dan terus mencoba membangun bisnis utama Anda? Kalau saya yang ditanya, saya jawab BISA !! Karena saya pernah hidup dengan pendapatan hanya tujuh ratus lima puluh ribu rupiah sebulan !! Itu belum dihitung dari tabungan income tahunan Anda lho…

Lagian, untuk sekedar “hidup”, uang segitu cukup kok. Tapi ya itu, tujuan Anda harus benar-benar hanya untuk sekedar bisa “BERNAFAS”… Jangan untuk “HIDUP LAYAK”. Soalnya standar hidup layak itu beda-beda. Ada yang bilang, “7 juta rupiah sebulan cukup lah”… tapi ada juga yang bilang, “50 juta rupiah seminggu belum cukup !!”, ha..ha..ha..

Cuman Anda dilarang keras bilang, “Kan ente di Jogja dok… Nah gua, tinggal di Jakarta men. Beda dong !!” Kalau sampai Anda beralasan seperti itu, tak balang sandal jepit mengko. Mau Anda saya lempar sandal jepit? Nggak kan? Ya disesuaikan dengan lokasi dan kondisinya lah… Hitung berapa sebenarnya kebutuhan Anda dalam sebulan untuk “bertahan hidup” dan penuhi secara perlahan, okay?

Nah, sebagai penutup sesi cara membangun bisnis sendiri bagian 2 ini, saya beri satu tips penting. Saat Anda berusaha untuk mendapatkan income harian, mingguan, bulanan dan tahunan, cobalah untuk mulai dari yang paling mendesak dulu, yaitu income harian. Apa sebabnya? Karena makan adalah sesuatu yang tidak bisa Anda tinggalkan.

Setelah itu, barulah Anda fokus untuk mencari income-income yang lainnya disesuaikan dengan tingkat kepentingannya. Dan sekali lagi walhamdulillah, dengan langkah memulai usaha ini, sekarang saya sudah punya income harian, mingguan, bulanan dan tahunan yang lebih dari cukup. Jadi saya tetap bisa membangun usaha impian saya tanpa harus kuatir dengan pendapatan bulanan saya.

Untuk income harian, saya sudah tidak perlu “ngojeg” lagi. Sebagai gantinya, saya mendapatkan income harian dari Google Adsense, he..he..he.. Bagaimana dengan income mingguan? Saya juga tidak perlu lagi jadi penulis konten. Pendapatan mingguan saya dapatkan dari jualan produk kecantikan. Tinggal beli barang, pasang di web, selesai dah… Wong web-nya sudah ada.

“Terus yang pendapatan bulanan dok? Dapat dari mana?” Untuk income bulanan, saya tidak perlu lagi menjadi admin web yang tiap 2 jam per hari harus nge-cek dashboard-nya. “Lho kok bisa dok?” Bisa… karena dulu web yang saya “admin-ni” sudah berada di halaman 1 mbah gugel.

Jadi saya sekarang tinggal dapat bagi hasil untuk tiap penjualannya. Belum lagi ditambah penghasilan bulanan saya menjadi konsultan kecil-kecilan web. Mantab kan? Tapi tentunya semuanya karena Rizki MinAllah, bukan karena usaha saya semata. Saya hanya mencoba yang terbaik, Allah Azza Wa Jalla lah yang berkehendak.

Ya ampun… sudah jam 08:31 We I Be !! Saya belum mandi. Padahal harus ke kantor ini. Soalnya ada program penerimaan karyawan Office Boy baru plus harus ketemuan sama teknisi mekanik saya. Afwan jiddan ya, maaf banget… untuk kelanjutan dari Cara Membangun Bisnis Sendiri Agar Anda Bisa Melunasi Hutang Cepat bagian 3 akan saya bahas di artikel selanjutnya. Gud bai…

(sumber gambar artikel cara memulai usaha tanpa modal agar bebas hutang, cara memulai suatu usaha agar bebas dari hutang, cara membangun usaha sendiri : mrereviews.omnimystery.com)  

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

3 Comments

  1. Samudl

    September 2, 2015 at 22:34

    Thanus infox,

  2. Samudl

    September 2, 2015 at 22:34

    Thanks infox,luar biasa

  3. rasidah

    September 29, 2015 at 18:03

    Salam, bro bisa bantu bikin web, saya pengen jualan online pake web. Mohon hubungi saya via whatsApp 08990179000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *