7 Cara Memulai Usaha dari Nol Agar Bisa Mengatasi Hutang Banyak (Bag. 3)

By on September 3, 2015
7 Cara Memulai Usaha dari Nol Agar Bisa Mengatasi Hutang Banyak (Bag. 3)

Panjang yang ulasan mengenai “7 Cara Memulai Usaha dari Nol Agar Bisa Mengatasi Hutang Banyak Bagian 2″? Hampir satu artikel sendiri !! Kemeng bacanya, ha.. ha.. ha..

Mari kita lanjutken… Setelah Anda membagi income Anda menjadi income harian, income mingguan, income bulanan serta income tahunan, pasti timbul lagi pertanyaan baru, “Gimana cara bagi waktunya yak?”

Benar nggak? Sudah disuruh cari income harian dan bla.. bla.. bla.. Masih aja disuruh buat bisnis jangka panjang. Mana kepikiran gimana caranya mengatasi hutang banyak lagi. Sedih… hiks !!

Nah, agar Anda nggak kebingungan gimana cara membagi waktunya, Anda bisa gunakan cara memulai usaha dari kecil agar bisa mengatasi hutang banyak yang keempat ini :

Cara Memulai Usaha dari Nol #4 : Gunakan Hukum Pareto

Jika Anda sudah lama berkunjung di web saya ini, Anda pasti ingat dengan tulisan saya tentang prinsip bisnis menggunakan hukum pareto. Nah, prinsip hukum pareto tadi Anda gunakan di sini. Bagaimana caranya?

Sederhana !! Begini… di saat Anda sedang merintis sebuah usaha baru, sudah pasti Anda akan kesusahan dalam hal keuangan. Anda akan susah makan, susah bayar listrik, susah beli bensin, susah beli susu anak dan susah-susah yang lainnya.

Sedangkan prinsip hukum pareto adalah prinsip yang menekankan kaidah 80 : 20. Jadi karena Anda punya problem dengan keuangan Anda, “Gunakan 80% waktu luang Anda untuk terlebih dahulu fokus di bisnis sampingan Anda”. Dengan kata lain, di awal-awal usaha, Anda lebih banyak menggunakan waktu Anda untuk mencari “fast money”.

Dulu, semua aktifitas saya di siang hari saya gunakan untuk mencari uang cepat. Seperti menulis artikel, “ngojek”, mencari proyek-proyek IT hingga menjadi admin web. Semua saya lakukan di pagi hingga sore hari. Lalu bagaimana dengan bisnis jangka panjangnya?

Well, 20% dari sisa waktu tersebut, barulah saya gunakan untuk merancang bisnis utama saya. Kalau pada prakteknya, kira-kira jam setengah 8 malam hingga jam 9 malam lah… Hal itu saya lakukan terus menerus sampai income harian, mingguan, bulanan serta tahunan saya stabil dan bisa mencukupi seluruh kebutuhan hidup saya.

Jelas kan? “Iya… jelas dok. Cuman masalahnya, sampai kapan saya harus melakukan hal tersebut kalau 80% waktu saya habis saya gunakan untuk mencari fast money?” Anda hanya akan benar-benar menghabiskan 80% waktu Anda tersebut di awal-awal saja. Di saat Anda sedang mencari mana bisnis sampingan yang bisa Anda jalankan dan menghasilkan.

Setelah bisnis sampingan tersebut sudah Anda temukan, waktu Anda akan tersisa banyak. Yang Anda perlukan hanyalah bagaimana mengatur ritme kerjanya saja. Contohnya saya. Setelah saya menemukan bisnis sampingan tersebut, saya hanya membutuhkan waktu sekitar 5-6 jam untuk menyelesaikan semua aktifitas bisnis sampingan saya. 

Satu jam untuk “ngojek”, 2 jam untuk menulis artikel, 1 jam untuk menjadi admin web dan sisanya saya gunakan untuk mencari proyek-proyek IT. Itupun tidak harus langsung 5-6 jam layaknya orang bekerja di kantor. Kadang setiap 2 jam sekali saya istirahat.

Setelah itu, baru perlahan demi perlahan Anda “geser” dari yang tadinya waktu untuk mengerjakan bisnis utama Anda hanya 20%, menjadi 40% : 60%, 50% : 50% hingga jika mampu 80% dari keseluruhan waktu tersebut Anda gunakan untuk membangun bisnis utama Anda.

Tips cara memulai usaha dari bawah agar Anda berhasil yang keempat ini adalah, Anda harus tuangkan rutinitas Anda tersebut ke dalam “TIME MANAGEMENT” yang Anda tulis ke whiteboard. Setelah itu, disiplinlah dalam melaksanakannya. Contohnya bisa Anda lihat di bawah ini :


TIME MANAGEMENT

  • 04.30 – 05.00 : Sholat Berjamaah di Masjid
  • 05.00 – 05.30 : Membaca Al-Qur’an (*saya sering lewat kalau yang satu ini. Anda jangan ya, ha..ha..ha..)
  • 06.00 – 07.00 : Mengantar Anak Sekolah
  • 07.00 – 07.30 : Waktu Makan Pagi dan Sholat Dhuha (*ini juga saya sering bablas… jangan ditiru ya, wkwkwkwkwk…)
  • 07.30 – 09.30 : Membuat Artikel Web (2 jam)
  • 09.30 – 10.30 : Jemput Anak
  • 10.30 – 11.30 : Admin Web I (1 jam)
  • 11.30 – 12.00 : Istirahat I
  • 12.00 – 12.30 : Sholat Berjamaah di Masjid
  • 12.30 – 13.30 : Admin Web II (1 jam)
  • 13.30 – 15.00 : Istirahat II dan Makan Siang
  • 15.00 – 15.30 : Sholat Berjamaah di Masjid
  • 15.30 – 17.30 : Antar Penumpang (2 jam)
  • 17.30 – 18.30 : Sholat Maghrib Berjamaah di Masjid dan Istirahat III
  • 18.30 – 19.30 : Menghadiri Majelis Ta’lim dan Sholat Isya’ Berjamaah di Masjid
  • 19.30 – 20.30 : Family Time
  • 20.30 – 21.30 : Membuat Business Plan Usaha Udang Galah (*Waktu itu saya belum usaha mesin)
  • 21.30 – Menjelang Subuh : Tidur Malam dan Sholat Malam (Ini idealnya, ho..ho..ho..)

Anda lihat kan, jadwal di atas tetap memungkinkan Anda untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang lain? Saya hanya butuh 6 jam untuk melakukan kerja sampingan saya dan 2 jam untuk bisnis utama saya. Intinya adalah fokus dan disiplin, maka Anda akan bisa membagi waktu. Silahkan Anda atur waktu Anda se-fleksibel mungkin.

Eniwei, sengaja di “Time Management” di atas saya masukkan beberapa hal yang terkait dengan ibadah. Saya tidak bermaksud “pamer” kepada Anda atau apalah. Hanya saja saya punya tanggung jawab untuk menyampaikan kepada Anda bahwa janganlah waktu kita satu hari dihabiskan hanya untuk urusan dunia saja.

Ada hal lain yang penting yang harus kita lakukan dan kita utamakan, yaitu ibadah kepada Allah Azza Wa Jalla. Dan dengan jadwal “sesempit” di atas, kita harus sempatkan meluangkan “sedikit” waktu kita untuk beribadah.

Bahkan seyogyanya, waktu kita yang paling banyaklah yang seharusnya kira gunakan untuk beribadah kepada Allah SWT. Karena hidup ini mung mampir ngombe… hanya sesaat, benar kan? Semoga “Time Management” di atas bisa mengingatkan saya khususnya dan Anda umumnya untuk lebih banyak mengingat Allah Azza Wa Jalla… Aamiin !!


Bek to the topik… sepertinya sudah panjang lebar saya jelaskan tentang cara memulai usaha dari 0 agar bisa mengatasi hutang banyak seri 3 ini. Agar mata Anda tidak pedas dan Anda tidak capek membaca postingan ini, ada baiknya untuk artikel bagaimana cara memulai usaha dari nol bagian 3 ini saya lanjutkan di postingan berikutnya. Sampai ketemu… Gud lak !!

(sumber gambar artikel cara memulai usaha dari awal agar bisa mengatasi hutang banyak, cara memulai usaha dari modal kecil : www.forthestartup.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

3 Comments

  1. elmi mahsyar

    September 10, 2015 at 08:20

    masya Alloh, jadi penasaran dok, antara dunia dan ibadah tapi tetep bisa kaya wkwkwk.. Insya Alloh

  2. elmi mahsyar

    September 10, 2015 at 08:24

    Masya Alloh, jadi penasaran dok, antara dunia dan ibadah, terus beribadah dan semakin kaya. Insya Alloh

  3. ahmad luthfian

    August 9, 2016 at 06:06

    Dok saya minta kontak yg bisa d hubungi ada kan,soalnya saya mau sharing bnyak. Lebih baik japri aja biar lbih mudah. Ini nmer wa saya dok 082234410353

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *