7 Cara Mendirikan Bisnis Sekaligus Solusi Melunasi Hutang (Bag. 4)


By on September 6, 2015
7 Cara Mendirikan Bisnis Sekaligus Solusi Melunasi Hutang (Bag. 4)

Saya kok gatal ya dengan artikel berseri tentang cara mendirikan bisnis sekaligus solusi melunasi hutang ini. Ora rampung-rampung… Ndak selesai-selesai.

Jangan-jangan Anda udah sepet liatnya ya, hua..ha..ha.. Jangan lah. Sesepet-sepetnya mata Anda baca artikel cara mendirikan bisnis sekaligus solusi melunasi hutang ini, masih sepetan salak sepet kok, ho..ho..ho..

Lha iya tho? Kalau salak manis nanti jadinya keripik salak… peluang usaha lagi, wkwkwkwk… Sudah ah, kebanyakan ketawanya. Mari kita selesaikan tema “7 Cara Mendirikan Bisnis Sekaligus Solusi Melunasi Hutang” Bagian 4 ini.

Cara Mendirikan Bisnis #5 : Investasikan Waktu Anda Untuk Belajar

Setelah Anda menjalankan prinsip pareto, kini saatnya Anda melangkah ke step selanjutnya, yaitu belajar bagaimana caranya mendirikan sebuah bisnis. Mengapa saya katakan belajar bagaimana cara mendirikan bisnis?

Karena mendirikan sebuah bisnis butuh skill, layaknya Anda bermain sepak bola. Anda ingin jago main bola? Anda harus sekolah sepak bola. Minimal Anda harus mengetahui seperti apa tekniknya dan terus mengasahnya. Begitu juga dengan bisnis. It’s same… sama saja, nggak ada bedanya…

Jadi b*llsh*t kalau ada yang bilang memulai bisnis tinggal “main hajar” saja. “Lho dok, kata banyak pakar bisnis itu, kalau kebanyakan mikir nanti nggak jalan-jalan. Terus gimana tuh?”… Mau tahu jawabannya? Anda baca artikel cara menjadi kaya. Nanti Anda akan tahu apa beda KELAMAAN mikir dengan KEPENDEKAN mikir, wkwkwkwkwk…

“Wokeh dok, siap… saya paham. Cuman pertanyaannya adalah, saya harus belajar apa, yang bagian mana yang harus saya mulai duluan dan kepada siapa saya harus belajar?”… Mantabs pertanyaannya !! Ini jawabannya :

  1. APA YANG HARUS ANDA PELAJARI
    Yang harus Anda pelajari adalah segitiga B-I. Apa itu segitiga B-I? Silahkan Anda pelajari di sini. Intinya, ada 3 hal fundamental + 5 hal teknis yang harus Anda kuasai. Tiga hal fundamental yang harus Anda kuasai adalah tim bisnis, kepemimpinan serta visi bisnis. Saya akan terangkan nanti. Sedangkan 5 hal teknis tersebut adalah arus kas atau keuangan, komunikasi atau pemasaran, sistem bisnis, hukum bisnis dan produk atau jasa Anda. Biar lebih gampang Anda cerna, saya beri contoh. Misalkan Anda ingin mendirikan bisnis retail. Maka yang harus Anda pelajari adalah :

    • Arus Kas
      Anda harus belajar bagaimana cara membuat laporan keuangan toko retail. Anda juga harus tahu bagaimana cara membaca neraca, bagaimana cara menghitung BEP produk dari toko retail Anda dan sebagainya.
    • Komunikasi
      Di sini Anda dituntut untuk mengetahui dengan baik apa itu pemasaran seperti bagaimana cara menarik pelanggan toko retail, seperti apa caranya menentukan nilai kompetitif bisnis retail, bagaimana cara membuat promosi yang bagus dan yang semisalnya.
    • Sistem
      Kalau yang satu ini, Anda harus pelajari bagaimana cara membuat SOP atau Standard Operating Procedure. Mengapa SOP ini harus Anda pelajari? Karena Anda bertujuan untuk membuat bisnis… bukan PINDAH PEKERJAAN dari bekerja kepada orang lain menjadi bekerja melayani orang lain. Anda harus mampu membuat bisnis Anda terus berjalan tanpa kehadiran Anda. Jadi Anda perlu SOP yang detail dan efektif yang kemudian SOP itu Anda buat sedemikan rupa sehingga menjadi sebuah sistem yang bisa berjalan dengan sendirinya. Paham kan? Dan hal ini mutlak harus Anda lakukan. Masak iya Anda mau “nglayanin” orang yang beli di toko retail Anda selamanya?
    • Hukum
      Banyak orang yang menyepelekan poin yang satu ini. Padahal tanpa payung hukum yang tepat, bisnis Anda tinggal menunggu waktu untuk “tergelepar”. Berapa banyak bisnis yang jatuh gara-gara ia tidak berbadan hukum. Maka dari itu, cari tahu apa itu usaha perseorangan, seperti apa Perseroan Terbatas, bagaimana dengan Firma dan seperti apa CV. Pilih mana yang paling “AMAN” dan “COCOK” untuk usaha toko retail Anda.
    • Produk
      Terakhir, pelajarilah produk Anda. Karena contoh yang saya ambil adalah toko retail, maka Anda pelajari mana produk-produk yang punya kelebihan dan mana produk-produk yang disukai oleh konsumen. Kalau bisnis Anda misalkan usaha peternakan ikan arwana, pelajari bagaimana cara budidayanya, cara pengirimannya, cara membuat ikan arwana Anda tahan hidup lebih lama dan sebagainya. Intinya seputar produk dan jasa Anda lah… Jelas kan?
  2. YANG TERLEBIH DAHULU HARUS ANDA PELAJARI
    Sebenarnya ada 2 hal penting yang harus saya jelaskan terkain dengan pertanyaan “Mana yang terlebih dahulu harus dipelajari dan mana yang terlebih dahulu harus dilakukan”. Kedua cara mendirikan usaha baru ini hampir berbarengan waktu pelaksanaannya. Penjelasannya seperti ini :

    • Mana yang Terlebih Dahulu Harus Anda Pelajari
      Yang harus dipelajari pertama kali adalah “Arus Kas” atau keuangan. Pertanyaanya sekarang, mengapa keuangan harus Anda pelajari terlebih dahulu? Hmmm… Anda tadi sudah membaca link artikel segitiga B-I yang sudah saya berikan di atas kan? Well, ekording tu Mr. Robert T Kiyosaki dalam “postulat” segitiga B-I nya, ia menaruh arus kas pada bagian dasar atau bawah. Ia punya alasan yang kuat mengapa dari 5 hal tersebut, arus kas atau keuangan terletak di paling bawah. Menurut Anda apa kira-kira? Tidak tahu jawabannya? The Answer is… arus kas adalah PONDASI dari sebuah bisnis. Sebagus apapun produk Anda, sebagus apapun pemasaran Anda, sekuat apapun hukum bisnis Anda dan sehebat apapun sistem Anda, kalau keuangan Anda tidak bisa membiayai bisnis Anda, maka selesailah sudah perjalanan usaha Anda. Iya kan? Contohnya Anda punya tim penjualan yang hebat… bisa menghasilkan omset 500 juta rupiah per bulan. Tetapi ternyata keuangan Anda kacau balau yang akhirnya membuat perusahaan Anda besar pasak daripada tiang, maka lambat laun usaha Anda akan bangkrut.
    • Mana yang Terlebih Dahulu Harus Anda Lakukan
      Lha kalau yang ini agak beda. Ini lebih ke mental dan keahlian. Kalau pada poin satu, yang harus Anda pelajari terlebih dahulu adalah arus kas, kalau poin yang nomer dua ini, yang harus Anda lakukan terlebih dahulu adalah belajar “MENJUAL”… Ya, benar… belajar menjual. Seorang entrepreneur wajib punya keahlian yang satu ini. Apa akibatnya jika tidak? Ya sudah jelas, bisnis Anda tidak akan bisa berjalan. Lha wong urat nadi dari bisnis itu penjualan je… Apa ada bisnis yang nggak menjual suatu produk atau jasa. Nggak ada kan? “Lho dok, belum tentu lah. Kan bisa saja saya gaji seorang salesman handal. Benar kan?” Okay… saya terima argumen Anda. Tapi masalahnya, apa iya saat Anda mencari investor, Anda suruh salesman Anda yang “menjual” prospek perusahaan Anda? Anda ingin usaha Anda berkembang kan? “Saya nggak mau pake investor kok dok, weks !!” … Okay, saya terima lagi argumen Anda. Tapi apa iya Anda tidak “bernegosiasi” dengan supplier Anda? Negosiasi termasuk bagian dari seni dan teknik menjual lho… Belum lagi jika ada “Deal Besar”… Anda harus turun tangan sendiri. Dan sudah menjadi rahasia umum bahwa pada saat awal Anda merintis sebuah usaha, mau nggak mau Anda akan terlibat langsung dengan penjualan. Percayalah !! Bahkan jika Anda memulai bisnis online seperti affiliate marketing atau Google Adsense, Anda tetap dituntut untuk tahu bagaimana teknik menjual. “Masak dok? Kan cuman tulisan.”… Lha itu, tulisan Anda lah yang harus “MENJUAL”. Jika Anda punya skill menjual, Anda akan tahu bagaimana cara menuangkan skill menjual Anda ke dalam tulisan agar tulisan Anda bisa “MENJUAL”… Moga-moga Anda paham dengan apa yang saya maksud, he..he..he..
  3. KEPADA SIAPA ANDA HARUS BELAJAR
    Hmmm… jawaban dari pertanyaan yang satu ini cukup panjang. Dan berhubung artikel “7 Cara Mendirikan Bisnis Sekaligus Solusi Melunasi Hutang” bagian yang keempat ini sudah panjang sepanjang jawabannya, maka dari itu pembahasan tentang cara mendirikan bisnis dan solusi melunasi hutang ini akan saya teruskan pada artikel selanjutnya. Maafkan saya ya… Ini istri sudah di belakang saya, minta di antar keluar sebentar, wkwkwkwkwkwk… 

(sumber gambar artikel , mendirikan perusahaan sendiri, mendirikan bisnis sendiri, cara mendirikan bisnis, solusi melunasi hutang : www.4lcg.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *