10 Bentuk Bentuk Badan Usaha yang Harus Anda Ketahui


By on September 11, 2015
10 Bentuk Bentuk Badan Usaha yang Harus Anda Ketahui

Pagi sodara-sodara… Apa kabar? Baik pastinya kan? Insyaa Allah… Semoga Anda dan saya selalu dalam lindungan Allah Azza wa Jalla. 

Well, berhubung pagi ini masih ada sedikit hangat-hangatnya ulasan artikel tentang cara membuka usaha, gimana kalau saya teruskan ke pembahasan bentuk-bentuk badan usaha?

Setuju? Kan setelah Anda tahu cara membuka usaha, Anda pasti akan sedikit “dipaksa” untuk mencari bentuk bentuk badan usaha yang paling pas buat usaha Anda? Benar nggak? 

Ya benar lah !! Kalau nggak, nanti Anda bisa berurusan dengan pemerintah lho… Karena semua usaha harus ada ijinnya. Anda bisa di-pidana-kan kalau usaha Anda tidak berijin.

Jadi jangan main-main dengan ijin usaha ya… Bahaya !! Well, karena sekarang adalah pembahasan tentang bentuk bentuk badan usaha, terpaksa gaya bahasa yang saya gunakan sedikit resmi. Nggak papa kan, ho..ho..ho.. “Nggak papa kok dok, sante aja…”

Okay-lah kalau begitu, langsung ke inti dari artikel kita hari ini, ini dia bentuk-bentuk badan usaha yang harus Anda ketahui…

  1. Bentuk Bentuk Badan Usaha #1 : Perusahaan Perseorangan
    Perusahaan perseorangan adalah sebuah usaha yang dipunyai hanya oleh seseorang saja. Jadi pemiliknya bertanggung jawab penuh terhadap risiko dan kegiatan perusahaannya. Kalau pas untungnya gede, ya semua jadi miliknya. Tapi kalau pas lagi buntung, apes dah… semua yang nanggung dia sendiri, ha..ha..ha.. Mau tahu kelebihan dan kelemahannya bentuk perusahaan perseorangan? Baca di sini.
  2. Bentuk Bentuk Badan Usaha #2 : Firma (fa)
    Bentuk perusahaan Firma adalah suatu persekutuan untuk menjalankan usaha antara 2 orang atau lebih dengan nama bersama. Tanggung jawab masing-masing anggota firma yang biasa disebut firman tidak terbatas. Tetapi yang perlu Anda ketahui, meskipun anggotanya punya kesatuan nama dalam menjalankan usahanya, namun pada umumnya firma bukanlah badan hukum, melainkan sebagai sebutan dari anggota bersama-sama. Jadi masing-masing anggota atau firman tadi akan sulit buat menarik modal yang telah mereka tanamkan ke dalam perusahaan firma tersebut. Apabila diperbolehkan, maka firma itu bisa “bablas” setiap saat.
  3. Bentuk Bentuk Badan Usaha #3 : Persekutuan Komanditer (CV)
    CV adalah bentuk perjanjian kerjasama untuk berusaha bersama-sama antara orang-orang yang bersedia memimpin, mengatur perusahaan dan bertanggung jawab penuh dengan kekayaan pribadinya, dengan orang-orang yang memberikan modal dan tidak bersedia memimpin perusahaan serta bertanggung jawab terbatas pada kekayaan yang diikut sertakan dalam perusahaan tersebut. Hua..ha..ha..ha.. “Lho, kenapa ngakak dok? Apanya yang lucu?”… Saya ngakak karena bahasanya kaku amat. Bukan gue banget gito loh, wkwkwkwkwk… Jelas sebagian dari Anda pasti bingung apa maksud dari penjelasan saya di atas kan? So, biar gampangnya, saya bahas pake bahasa saya aja. CV atau persekutuan komanditer adalah bentuk perusahaan persekutuan yang intinya adalah kerjasama antara orang yang mau menjalankan operasioanl bisnis dengan orang yang pengennya cuman ngasih modal thok… Yang njalanin bisnis, tanggung jawabnya tidak terbatas, sedangkan yang kasih modal, tanggung jawabnya hanya sebesar modal yang ia setor. Lebih ringkes kan, wkwkwkkwkw…
  4. Bentuk Bentuk Badan Usaha #4 : Perseroan Terbatas (PT)
    PT adalah sebuah badan usaha sekaligus badan hukum yang terdiri dari para pemegang saham yang biasa disebut pesero atau stockholder dan mempunyai tanggung jawab terbatas terhadap utang-utang perusahaan sebesar modal yang mereka setorkan. Pembahasan mengenai bentuk badan usaha PT ini cukup panjang. Mulai dari jenis saham yang dikeluarkan, rapat umum perusahaan, komisaris, dewan direktur atau bahasa kerennya board of directors dan sebagainya. Saya belum bisa menjelaskan detailnya di sini. Tapi kalau Anda ingin mengetahui beberapa hal terkait dengan seperti apa sih bentuk badan hukum perusahaan yang satu ini, Anda bisa baca artikel ini dan baca artikel ini.
  5. Bentuk Bentuk Badan Usaha #5 : Perseroan Terbatas Negara (Persero)
    Meskipun Anda (*dan saya khususnya, wkwkwkwkkw…) kecil kemungkinannya untuk mendirikan perseroan terbatas negara dan meskipun kebanyakan orang memilih mendirikan CV, bukan berarti Anda tidak perlu mengetahui bentuk badan hukum usaha yang satu ini. PT (Persero) adalah salah satu bentuk perusahaan milik negara yang sebelumnya bernama Perusahaan Negara (PN). Umumnya Persero ini terjadi dari Perusahaan Negara yang kemudian diadakan penambahan modal yang ditawarkan kepada pihak swasta. Anda berminat menanamkan modal di Persero, he..he..he..
  6. Bentuk Bentuk Badan Usaha #6 : Perusahaan Daerah (PD)
    Sama dengan poin lima, Anda juga harus “ngeh” dengan apa bentuk perusahaan di indonesia yang satu ini. Well, Perusahaan Daerah adalah perusahaan yang saham-sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Daerah. Jadi sudah jelas, tujuan didirikannya Perusahaan Daerah adalah mencari keuntungan yang nantinya dapat dipakai untuk pembangunan daerah, bukan pembangunan rumah Anda, wkwkwkwkwk…
  7. Bentuk Bentuk Badan Usaha #7 : Perusahaan Negara Umum (Perum)
    Seperti pada perusahaan lainnya pada umumnya, Perum adalah bentuk perusahaan negara yang juga bertujuan untuk mencari keuntungan. Struktur organisasinya juga tidak berbeda dengan struktur organisasi perusahaan-perusahaan lainnya. Bedanya adalah selain mencari keuntungan, Perum juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat. Tetapi walaupun modal usaha Perum dimiliki oleh pemerintah, tidak menutup kemungkinan Perum membuka penanaman modal kepada pihak swasta.
  8. Bentuk Bentuk Badan Usaha #8 : Perusahaan Negara Jawatan (Perjan)
    Nah, kalau Perjan ini kebalikannya dari Perum. Perjan atau Perusahaan Negara Jawatan adalah perusahaan yang segala bentuk kegiatannya lebih ditujukan untuk kesejahteraan umum tanpa meninggalkan sisi efisiennya. Perjan juga berbeda dengan Perum terkait kekayaannya. Makanya jangan heran kalau Perjan memiliki fasilitas-fasilitas dari negara.
  9. Bentuk Bentuk Badan Usaha #9 : Koperasi
    Koperasi adalah perkumpulan orang-orang dengan tujuan untuk mengadakan kerjasama. Jadi koperasi bukanlah merupakan konsentrasi modal. Koperasi dimaksudkan untuk menampung kegiatan perekonomian pada tingkat lapisan bawah yang masih merupakan bagian terbesar dari masyarakat di Indonesia. Jadi saya pikir jika Anda ingin memilih badan usaha untuk bisnis UKM Anda, koperasi bukanlah pilihan yang tepat… mungkin, he..he..he..
  10. Bentuk Bentuk Badan Usaha #10 : Yayasan
    Dasar hukum untuk mendirikan yayasan ini kurang jelas. Tetapi umumnya, yayasan merupakan sebuah badan hukum dengan kekayaan yang dipisahkan. Tujuan pendiriannya bukanlah untuk mencari keuntungan, melainkan untuk tujuan-tujuan semisal. Makanya di Indonesia bertebaran Yayasan Panti Asuhan Yatim Piatu, Yayasan Pemberi Bea Siswa dan sebagainya.

Well, lengkap sudah penjelasan saya mengenai bentuk bentuk badan usaha ini. Pesan saya, pilihlah entitas bisnis yang paling cocok dan paling aman untuk Anda. Pelajari dengan seksama dan buat segera !! Wokeh, begitu saja dari saya, selamat pagi, selamat membaca artikel saya yang lainnya, tetap semangat !!

(sumber gambar artikel badan usaha dan perusahaan, bentuk usaha cv, bentuk usaha firma, bentuk usaha koperasi: www.hukum123.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan.So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya.Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *