5 Alternatif Cara dan Tempat Mencari Karyawan yang Tepat

By on October 30, 2015
5 Alternatif Cara dan Tempat Mencari Karyawan yang Tepat

Berhubung saya juga lagi mencari karyawan yang tepat, saya share aja sekalian teori yang pernah saya dapat tentang tempat dan cara mencari karyawan yang tepat.

Jadinya sambil mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Saya bisa ingat-ingat kembali materi-materi tentang mencari karyawan yang tepat, blog saya juga ter-update.

Pas mantab jadinya… kopi plus susu, ha..ha..ha.. Mencari karyawan yang tepat, itu gampang-gampang susah. Se-jago apapun kita dalam merekrut, tetap saja faktor keberuntungan kadang jadi penentu.

Dulu saya pernah punya 8 orang karyawan penjualan. Enam diantaranya nggak beres, padahal di awal kelihatannya mantab-mantab semua. Salah satu sebabnya karena saya langsung membuka lowongan pekerjaan di koran, tetapi pas perekrutannya tanpa didampingi oleh tenaga yang ahli.

So, supaya Anda tidak “ter-jeglong” di lubang yang sama, saya akan berikan urutan sekaligus sumber-sumber dari mana tenaga kerja tersebut bisa Anda dapatkan. Ada 5 alternatif tempat mencari karyawan yang tepat.

Cara Mencari Karyawan yang Tepat #1 : Dari Dalam Perusahaan

Anda bisa dapatkan karyawan yang berasal dari promosi atau kenaikan jabatan atau “transfer” dari bagian lain di dalam perusahaan. Cara mencari karyawan yang tepat model yang satu ini adalah cara yang terbaik, khususnya bagi perusahaan yang organisasi personalianya sudah teratur.

Apa alasannya mengapa cara ini adalah cara pertama yang harus Anda tempuh dan merupakan cara yang terbaik? Alasannya adalah pertama, Anda sudah tahu siapa dan bagaimana orang yang Anda “incar” tadi dalam bekerja. Kedua, biayanya ngirit, wkwkwkwkkw…

Contohnya di perusahaan EO istrinya om Ady Prasty neh, teman dekat saya. Beliau punya office boy yang kebetulan cerdas dan serba bisa. Akhirnya si OB tadi dikursuskan komputer dan pajak oleh istri teman saya tersebut. Setelah selesai kursus, ia sekarang ngurusin IT plus pajaknya perusahaan. Cuman sayangnya, OB tersebut saya minta nggak boleh… gedang goreng lah, ha..ha..ha..

Cara Mencari Karyawan yang Tepat #2 : Teman-teman Pegawai Anda

Ini favorit saya… Selain karena biaya yang “ngirit” tadi, saya nggak perlu repot-repot mencari karyawan baru yang tepat. Asumsinya, si karyawan yang kita mintai tolong tadi pasti sudah tahu kualifikasinya karyawan yang kita cari, ya kan?

Dan yang pasti, si karyawan yang Anda mintai tolong untuk merekomendasikan temannya tadi pasti akan berusaha mencari temannya yang terbaik. Lha gimana nggak terbaik, wong kalau sampai dia merekomendasikan orang yang salah, habislah sudah… Ini pengalaman saya pribadi.

Dulu, waktu jaman susah, he..he..he.. saya pernah ikut lembaga survey. Atasan saya butuh surveyor tambahan. Apa yang dia bilang ke saya? “He pon… pokoknya temanmu tanggung jawabmu lho. Awas kalau nggak jujur !!” Wis jan, paijo… paijo, kalang kabut saya waktu itu. Gantian saya yang “ngancam” teman saya, “Awas kalau kerjamu nggak benar. Liat aja ntar !!”, ha..ha..ha.. 

Intinya, orang yang baik akan berteman dengan orang yang baik juga, begitu juga sebaliknya. Karyawan yang sudah bekerja lama di tempat Anda pasti orang yang baik kan? Nah, harapannya, ia juga berteman dengan orang yang baik dan merekomendasikan kepada Anda orang yang baik pula.

Cara Mencari Karyawan yang Tepat #3 : Lembaga Penempatan Tenaga Kerja

Hanya ada satu lembaga yang diatur dan ditangani oleh pemerintah terkait penempatan tenaga kerja, yaitu Kantor Penempatan Tenaga Kerja yang disingkat KPT. Tugas KPT adalah menyalurkan tenaga kerja-tenaga kerja yang belum sempat memperoleh pekerjaan.

Cara mencari pegawai yang baik nomer 3 ini adalah kelanjutannya jika Anda tidak menemukan karyawan melalui metode yang pertama dan kedua tadi. Cuman problemnya, saya belum pernah sampai ke metode yang ketiga ini.


Jadi maaf, saya tidak bisa membagikan pengalaman saya. Lha gimana sampai metode yang ketiga… Paling pol saya gunakan cara mencari pegawai yang jujur yang kedua, biasanya sudah ketemu siapa pegawai yang tepat. Jadi sekali lagi maaf ya… ayem sori, ha..ha..ha..

Cara Mencari Karyawan yang Tepat #4 : Lembaga Pendidikan

Kalau Anda ingin menggunakan cara mencari tenaga kerja yang berkualitas yang keempat ini, Anda bisa melakukannya dengan 2 cara :

  1. Memberikan bea siswa kepada pelajar yang studi di lembaga pendidikan tersebut.
    Misalnya nih, Anda seorang pengusaha bengkel motor yang butuh tenaga administrasi. Anda bisa memberikan bea siswa ke SMK-SMK favorit dengan harapan besok saat mereka lulus, siswa yang berprestasi tersebut Anda berikan pekerjaan sesuai dengan yang Anda butuhkan. Top kan caranya?
  2. Dengan meminta langsung ke lembaga pendidikan terkait.
    Jika Anda keberatan dengan cara tersebut, Anda bisa gunakan cara yang kedua, yaitu mendatangi lembaga-lembaga pendidikan tersebut untuk langsung meminta siswa yang berprestasi agar bisa bekerja di tempat Anda. Misalnya saya nih, punya usaha produsen mesin tepat guna. Saya punya tetangga yang profesinya seorang guru STM favorit. Nah, saya tanyakan kepada tetangga saya tersebut siapa yang bisa saya hubungi agar saya bisa mendapatkan seorang karyawan teknisi lulusan STM yang handal. Mudah kan?

Cara Mencari Karyawan yang Tepat #5 : Khalayak Ramai (Masyarakat Umum)

Yang terakhir adalah dengan memasang iklan yang bisa mengundang para pelamar untuk mengajukan lamaran ke perusahaan Anda. Cuman, jika Anda menggunakan cara mendapatkan tenaga kerja yang berkualitasyang kelima ini, siap-siap untuk merogoh kantong Anda extra banyak. 

“Kok bisa om saya harus mengeluarkan biaya yang banyak kalau menggunakan cara yang ini?”… Seperti yang sudah saya ceritakan di atas, saat Anda menggunakan cara mendapatkan tenaga kerja yang baik yang satu ini, Anda butuh didampingi oleh tenaga ahli bidang SDM.

Mulai dari membuatkan tes-nya, menyusun pertanyaannya, melakukan wawancara dan sebagainya. Bahkan Anda butuh sarjana psikolog untuk menentukan mana karyawan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda tahu berapa biaya untuk menganalisa karyawan dengan menggunakan jasa psikolog?

300 ribu rupiah per kepala !! Itu pun karena psikolog tersebut temannya partner bisnis saya. Kalau buka krena istri teman partner bisnis saya, bisa jadi 1 juta rupiah per kepala. Klenger ntar Anda lah, ha..ha..ha.. “Masak iya sih om harus segitunya?”… Lha iya lah !!

Percayalah, lebih banyak salahnya daripada tepatnya kalau Anda tidak menggunakan pihak ketiga yang ahli. Saya sudah mengalaminya sendiri. Gara-gara salah memilih supervisor penjualan, semua sales saya lari dan penjualan saya drop. Akhirnya manajemen penjualan saya bubar dan saya bangkrut. Tahu gara-garanya apa?

Ternyata secara kepribadian, si supervisor tadi buruk sekali. Ia tidak punya jiwa leadership sehingga tidak bisa merangkul sales-sales di bawah. Walhasil tiap hari saya selalu dengar keluhan dari sales-sales saya kalau mereka habis berantem dengan si supervisor tadi.

Lha bagaimana cara Anda untuk menilai kepribadian seseorang selain Anda menggunakan jasa psikolog kan? Anda hanya “diberi” waktu 2 jam untuk mengetahui seperti apa karakter calon pegawai tersebut. Anda yakin bisa menilainya? Jangan sampai Anda mengalami apa yang saya alami !!

Wokeh… begitu saja penjelasan saya mengenai cara mencari karyawan yang tepat ini. Sebelum saya sudahi pembahasan kali ini, saya lihat kok keyword cara mencari karyawan toko, cara mencari karyawan yang loyal, cara mencari karyawan untuk usaha kecil serta cara mencari karyawan restoran ternyata ada ya?


Lha ini… sip untuk saya tulis. Lumayan lah, buat ndatangin visitor. Nyepam dikit nggak papa kan, wkwkwkwkwk… Eh, Anda nggak tahu ya apa itu “nyepam”… Kalau Anda belajar bisnis online, Anda mesti ngerti maksud saya, hua..ha..ha..ha..!

(sumber gambar artikel cara mencari karyawan yang tepat, cara mencari pegawai untuk usaha kecil, cara mencari pegawai berkualitas : blog.sogosurvey.com)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *