Penting !! UKM Sukses Harus Tahu Pengertian Likuiditas Perusahaan (Bag. 1)

By on November 16, 2015
Penting !! UKM Sukses Harus Tahu Pengertian Likuiditas Perusahaan (Bag. 1)

Dari judul di atas, sepertinya mengetahui pengertian likuiditas perusahaan tidak begitu “urjen” ya… Terlalu teoritis mungkin? Atau inti dari ukm sukses adalah penjualan, bukan hal-hal mendasar seperti di atas?

Anda berpendapat seperti itu? Kalau ya, wow… tunggu dulu !! Tanpa Anda mengetahui pengertian likuiditas perusahaan, Anda tidak tahu bagaimana caranya menghitung likuiditas perusahaan Anda.

Tanpa mengetahui bagaimana cara menghitung likuiditas perusahaan, Anda tidak akan tahu seberapa likuid perusahaan Anda.

Tanpa mengetahui seberapa likuid perusahaan Anda, Anda tidak akan tahu seberapa lama Anda bisa membiayai perusahaan Anda. Dan tanpa mengetahui seberapa lama Anda bisa membiayai perusahaan Anda, jangan harap Anda bisa membangun sebuah bisnis UKM sukses.

Sepele di awal, tetapi maut di akhirnya… Anda nggak ingin kan bisnis UKM sukses yang Anda bangun dengan susah payah rontok begitu saja gara-gara Anda tidak tahu seberapa likuiditas perusahaan Anda? Maka dari itu mulai sekarang, pahamilah pengertian likuiditas perusahaan dan pertanyaan-pertanyan turunannya.

Lagian nggak lucu kalau ntar Anda sedang sudah punya bisnis UKM sukses tiba-tiba “anjlok” gara-gara masalah tahu pengertian likuiditas perusahaan. Memalukan, ha..ha..ha.. Jadi sekarang mari kita bahas apa itu pengertian likuiditas perusahaan.

Apa pengertian likuiditas perusahaan? Likuiditas perusahaan atau yang nantinya CUKUP DISEBUT DENGAN LIKUIDITAS adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya setiap saat.

Lalu apa pentingnya likuiditas? Likuiditas salah satu faktor yang harus Anda gunakan untuk mengetahui seberapa jauh kemampuan perusahaan Anda dalam memenuhi kewajiban keuangannya. Nah sekarang hanya dari penjelasan saya di atas, sudah keliatan kan seberapa pentingnya Anda mengetahui pengertian likuiditas perusahaan?

“Ya ampun, Anda bener juga ya dok…”. Ya iya lah !! Saya teruskan lagi… pada intinya, kewajiban-kewajiban yang harus Anda penuhi ada 2 :

  1. Likuiditas Badan Usaha
    Artinya perusahaan Anda mampu membayar utang-utangnya pada setiap saat Anda ditagih.
  2. Likuiditas Perusahaan
    Artinya perusahaan Anda mampu membiayai operasional perusahaan sehari-hari.

Di sini perusahaan Anda bisa dikatakan sebagai sebuah bisnis UKM sukses apabila Anda mampu membayar setiap utang yang ditagihkan kepada Anda sekaligus bisa membiayai operasional perusahaan Anda sehari-hari. Dua-duanya adalah syarat menjadi bisnis UKM sukses.


Jadi misalkan Anda punya sebuah bisnis rumah sakit kecil. Anda bisa membayar hutang peralatan medis semacam tabung oksigen, bed pasien dan sebagainya. Tetapi giliran Anda membayar operasional harian rumah sakit kecil, Anda tidak bisa. Berarti usaha Anda bagus di likuiditas badan usaha, tetapi tidak di likuiditas perusahaan.

Lalu bagaimana cara menentukan sebuah likuiditas? Ada 2 rumus yang bisa Anda gunakan :

  1. Current Ratio
    Rumus dari current ratio adalah : Current Ratio = Aktiva Lancar / Utang Lancar. He..he.., wis mumet ya kalau udah mulai muncul bahasa planetnya? Tenang, saya jelasin satu-satu. Aktiva lancar adalah aktiva atau kekayaan perusahaan yang dapat segera Anda cairkan dalam bentuk uang tunai. Yang termasuk dalam aktiva lancar adalah :

    • Kas perusahaan Anda (uang yang ada di tangan Anda).
    • Uang yang ada di Bank.
    • Piutang perusahaan (orang yang membeli produk Anda tetapi pembayarannya dengan sistem tunda). 
    • Persediaan barang.
  2. Quick Ratio
    Sama dengan current ratio, quick ratio juga bertujuan untuk mengetahui jumlah kekayaan yang dapat dengan cepat dicairkan dalam bentuk uang tunai. Rumusnya adalah : Quick Ratio = (Aktica Lancar – Persediaan) / Utang Lancar. Apa itu utang lancar? Utang lancar adalah semua utang jangka pendek perusahaan. Apa itu persediaan? Persediaan adalah stock barang Anda. Apa itu aktiva lancar? Sudah saya jelaskan di poin pertama. Lengkap kan? Hanya saja ada yang perlu saya beritahukan kepada satu hal berikut ini. Apa itu? Yaitu alasan mengapa pada rumus quick ratio, persediaan tidak diperhitungkan. Apa alasannya? Alasannya adalah persediaan dianggap memerlukan waktu yang lama jika ingin mencarikannya ke dalam bentuk tunai. Sehingga pada rumus di atas, aktiva lancar harus dikurangi dengan jumlah persediaan. Jelasnya begini, misalkan Anda punya usaha dagang pemula yang salah satu stok barang Anda adalah mainan anak-anak berupa pistol-pistolan air. Jumlah stok mainan Anda 5 biji. Nah, pistol-pistolan air yang 5 biji tadi, kalau Anda uangkan, butuh waktu kan? Karena untuk menguangkannya, Anda harus tunggu konsumen sebanyak 5 orang (kecuali kalau ada yang mau borong) untuk mau membeli pistol-pistolan air tadi. Nah, dalam rumus quick ratio, stok mainan Anda yang berupa pistol-pistolan tadi tidak dianggap sebagai aktiva lancar. Beda dengan uang yang ada di bank yang bisa Anda “tunai” kan kapan saja, paham?

Lalu berapa nilai current ratio yang bagus. Berapa juga nilai quick ratio yang bagus? Apakah kedua nilainya sama? Kemudian seperti apa contoh cara menghitungnya? Wokeh… semua pertanyaan Anda tentang perhitungan keuangan tersebut akan saya bahas di artikel ” UKM Sukses Harus Tahu Pengertian likuiditas Perusahaan” bagian 2. Biar pembahasannya lebih luas serta jawabannya lebih manteb se-manteb teh nasgitelpet…


(sumber gambar artikel kiat sukses bisnis ukm, tips bisnis ukm sukses, likuiditas perusahaan yang baik, rasio likuiditas yang baik, rasio likuiditas yang sehat : www.doomsteaddiner.net)

 

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *