Pengawasan dalam Manajemen : Penting, Krusial dan Vital


By on December 6, 2015
Pengawasan dalam Manajemen : Penting, Krusial dan Vital

Saat usaha Anda sudah mulai mempekerjakan karyawan, saat inilah Anda sudah mulai memerlukan sebuah pengawasan dalam manajemen.

Mengapa Anda butuh pengawasan dalam manajemen usaha Anda? Sederhana saja… Anda ingin semua pekerjaan di dalam bisnis Anda terselesaikan dan sesuai dengan apa yang Anda inginkan.

Benar demikian? Ya… demikianlah adanya. Karyawan identik dengan manajemen pengawasan. Jika Anda tidak punya manajemen pengawasan yang baik, Anda tidak bisa mengukur kinerja karyawan Anda.

Pengawasan dalam manajemen perlu Anda lakukan agar penyimpangan yang terjadi dapat segera Anda perbaiki. Dan manajemen pengawasan tersebut harus Anda lakukan tahap demi tahap. So, ada 3 langkah yang harus Anda lakukan dalam hal pengawasan manajemen berorientasi bisnis.

Langkah Pengawasan dalam Manajemen #1 : Menciptakan Standar

Apa itu standar? Standar adalah suatu kriteria dimana ia bisa Anda gunakan untuk mengukur hasil dari sebuah pekerjaan yang sudah dilakukan. Standar dibuat berdasarkan pada suatu kondisi atau sebuah kemampuan kerja pada keadaan yang normal, bukan abnormal, wkwkwkwwkwk…

Nah, bentuk standar itu dibedakan menjadi 2, yaitu :

  1. Standar Kuantitatif
    Adalah sebuah standar yang dinyatakan dalam satuan-satuan tertentu seperti jam kerja mesin (machine hour), jam kerja tenaga langsung (direct labor hour), satuan barang (unit product), ongkos, pendapatan, investasi dan lain-lain.
  2. Standar Kualitatif
    Adalah standar yang berbentuk pendapat umum, langganan, buruh dan sebagainya.

Langkah Pengawasan dalam Manajemen #2 : Membandingkan Kegiatan dengan Standar

Langkah selanjutnya dalam pengawasan manajemen bisnis dan non bisnis adalah mengetahui sampai seberapa jauh adanya penyimpangan yang terjadi. Langkah pengawasan manajemen perkantoran yang kedua ini juga bisa Anda gunakan sebagai “sensor” untuk mengetahui adanya gejala-gejala semakin membesarnya penyimpangan yang mungkin terjadi.

Langkah Pengawasan dalam Manajemen #3 : Melakukan Tindakan Koreksi

Langkah ketiga ini dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki dan menyempurnakan segala kegiatan, kebijaksanaan serta hasil kerja usaha Anda yang tidak sesuai dengan standarnya. Urutannya dapat Anda lihat sebagai berikut :

  1. Mencermati dan memahami masalah-masalah yang dihadapi.
  2. Mencari kemungkinan-kemungkinan untuk mengatasi atau memperbaiki adanya kesalahan.
  3. Mengadakan penilaian terhadap berbagai kemungkinan tersebut.
  4. Menentukan cara yang paling tepat untuk melakukan koreksi terhadap kesalahan tersebut.

Hanya saja, sebelum Anda melakukan hal di atas, Anda harus mencari informasi yang Anda butuhkan seperti informasi tentang kemajuan yang telah dicapai serta informasi tentang adanya penyimpangan. Dan informasi tersebut bisa Anda peroleh setelah kegiatan-kegiatan bisnis Anda sudah dilakukan. Jelas kan?

Contohnya seperti ini nih… Misalkan Anda punya usaha jamur tiram. Langkah awal supaya Anda punya manajemen pengawasan yang tepat adalah menciptakan standar… benar kan? Ya sudah, ciptakan standar saja untuk karyawan Anda. Salah satunya adalah dengan menciptakan standar kuantitatif seperti di bawah ini :

  1. Masuk kerja jam 08.00
  2. Pulang kerja jam 16.00
  3. Membuat baglog sebanyak 20 buah per hari.
  4. Melakukan pengecekan semua tanaman jamur tiram.
  5. Melakukan pemanenan terhadap jamur yang sudah siap panen.

Setelah itu, langkah yang kedua adalah Anda membandingkan kegiatan karyawan Anda dengan standar yang sudah Anda ciptakan. Misalnya seperti ini nih…

  1. Masuk jam 08.00, okay… sudah dilakukan.
  2. Pulang jam 16.00, beres… karyawan Anda tepat waktu.
  3. Buat baglog 20 buah per hari… hanya 18 buah, ternyataq kurang dua.
  4. Melakukan pengecekan, done… karyawan Anda selalu melakukan pengecekan dengan teliti.
  5. Melakukan pemanenan, sempurna… tiap ada jamur tiram yang siap panen, langsung dieksekusi sama karyawan Anda.

Berarti dari 5 standar yang Anda buat, hanya 1 yang tidak sesuai, yaitu membuat baglog. So, langkah pengawasan dalam manajemen selanjutnya adalah melakukan tindakan koreksi. Tegurlah karyawan perusahaan Anda dan motivasilah supaya mereka bisa membuat baglog hingga 20 buah. Mudah kan? Kalau gambar bagannya kira-kira seperti ini :

Manajemen dalam Pengawasan

Hanya saja, Anda harus memenuhi syarat-syarat pengawasan dan pengendalian dalam manajemen yang baik seperti :

  1. Pengawasan harus mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan.
  2. Pengawasan harus melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi.
  3. Pengawasan harus mempunyai pandangan ke depan.
  4. Pengawasan harus obyektif, teliti dan sesuai dengan standar yang Anda sudah gunakan.
  5. Pengawasan harus luwes dan fleksibel.
  6. Pengawasan harus sesuai dengan pola organisasi.
  7. Pengawasan harus ekonomis.
  8. Pengawasan harus mudah dimengerti.
  9. Pengawasan harus diikuti dengan perbaikan atau koreksi.

Wokeh… selesai sudah pembahasan mengenai manajemen dalam pengawasan bisnis ini. Semoga tulisan saya di atas bisa sedikit mencerahkan pemikiran Anda dan membantu kesuksesan bisnis Anda. Selamat siang, selamat berakhir pekan…

(sumber gambar artikel pengawasan yang baik dalam manajemen, pengawasan dalam bidang manajemen : www.lexisnexis.com)

Artikel Sebelumnya

About Om Nip-Nip

Tiada gading yang tak retak…begitu pula dengan saya, tidaklah sempurna pengalaman dan ilmu yang saya dapatkan. Saya hanya men-sharing-kan apa yang saya lakukan. So, jika anda mempunyai ilmu dan pengalaman bisnis yang bermanfaat, sekali lagi, silahkan tulis komentar Anda. Saya akan dengan senang hati saya menerimanya. Karena ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat itu dilihat bukan dari siapa yang mengatakan, tapi dari apa yang ia katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *